Pemkab dan Polres Batanghari Siap Kawal Jalur Mudik Lebaran


• Kerahkan Ratusan Personel Gabungan

Ma.Bulian, Mediator

Pemerintah Kabupaten dan Polres Batang Hari menyatakan kesiapannya mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah dan jalur mudik lebaran 2022, dengan mengerahkan sebanyak 280 personel pasukan gabungan Polri dan TNI serta unsur lainnya.

Bupati Kabupaten Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, bertindak sebagai inspektur apel gelar pasukan operasi Ketupat Siginjai 2022, di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa, Polres Batanghari,Jum’at (22/04/2022).

Fadhil dalam arahannya mengatakan, Operasi Ketupat 2022 akan dilaksanakan selama 12 hari yang terhitung mulai tanggal 28 April sampai dengan 9 Mei 2022. Dalam Operasi Ketupat nanti, fokus pengamanan yang akan dilakukan mulai dari Masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal dan lainnya.

Fadhil juga mengatakan Operasi Ketupat 2022 ini digelar dalam rangka menciptakan situasi yang aman dan terkendali serta arus mudik maupun balik bisa berjalan dengan lancar.

”Operasi ketupat 2022 ini bertujuan agar stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat senantiasa terjaga serta arus mudik maupun balik berjalan lancar. Dalam operasi ini, diharapkan para petugas dapat menjaga stamina dan kesehatan mental beserta fisik selama perjalanan operasi,” ujar Bupati.

Terkait kemacetan yang kerap terjadi di jalan lintas Muara Bulia – Muara Tembesi, Fadhil berkeyakinan Polres Batanghari beserta jajaran serta dinas terkait bisa menemukan solusi atas permasalahan kemacetan yang sering diakibatkan karena armada batu bara.

“Bapak Kapolres, saya yakin punya rekayasa lalulintas untuk menyelesaikan ini karena beberapa waktu belakangan ini sudah diurai dengan baik,” katanya.

Fadhil juga mengatakan, kegiatan ini juga dilakukan koordinasi dan kerjasama dengan Satgas Covid-19 untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya lonjakan mobilitas masyarakat saat libur Idul Fitri 1443 H/2022 dengan melakukan test antigen secara acak terhadap warga masyarakat ditempat keramaian seperti rest area, mall, wisata dan lain-lain.

Kapolres Batanghari, AKBP M Hasan menyatakan bahwa pihaknya telah mendirikan delapan pos. Di antaranya masing-masing satu pos terpadu dan pos pelayanan serta enam pos pengamanan.

“Kita libatkan personel sebanyak 280 orang, terdiri dari Polri 146, TNI 20 orang dan 120 orang dari Pemda,” ujarnya.

Setelah apel, Bupati bersama Kapolres, Kajari, memeriksa langsung kesiapan personil keamanan yang akan diterjunkan dalam operasi tersebut sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan Dinas yang digunakan pada operasi nanti. (rch)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *