Gebyar Anak dan Orang Tua, Upaya Batang Hari Bangun Generasi Sehat dan Berdaya Saing
Muara Bulian, Mediator
Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini melalui kegiatan Gebyar Anak dan Orang Tua Tingkat Kabupaten Batang Hari Tahun 2026. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, yang didampingi Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil, di Desa Penerokan, Kecamatan Bajubang, Senin (19/01/2026).
Gebyar Anak dan Orang Tua tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, lintas sektor, serta dunia usaha dalam upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak. Kegiatan ini menempatkan anak dan keluarga sebagai pusat pembangunan, sejalan dengan agenda nasional percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas gizi balita.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa penyelenggaraan Gebyar Anak dan Orang Tua merupakan bagian dari komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam mencegah permasalahan gizi sejak dini. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Ia menekankan bahwa pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terintegrasi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi aktif orang tua, kader posyandu, tenaga kesehatan, hingga dunia usaha menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Bupati juga menyoroti pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi positif yang dimiliki. Melalui Gebyar Anak dan Orang Tua, anak-anak didorong untuk berani tampil, berkreasi, serta mengaktualisasikan kemampuan sesuai dengan minat dan dunianya.
“Kualitas anak hari ini akan menentukan wajah Batang Hari di masa depan. Anak-anak harus kita siapkan agar mampu tumbuh sehat secara fisik, kuat secara mental, dan cakap secara sosial, sehingga kelak mampu bersaing di tengah tantangan global,” ujar Fadhil Arief.
Selain aspek kesehatan dan gizi, kegiatan ini juga dimaknai sebagai sarana edukasi bagi orang tua tentang pentingnya pola asuh yang tepat. Pemerintah daerah berharap orang tua semakin sadar akan perannya dalam mendampingi tumbuh kembang anak, mulai dari pemenuhan gizi, pendidikan karakter, hingga perlindungan terhadap hak-hak anak.
Gebyar Anak dan Orang Tua ini turut dihadiri oleh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, pimpinan Bank Jambi Cabang Muara Bulian, Camat Bajubang, kepala puskesmas Desa Penerokan dan Desa Batin, para kepala desa se-Kecamatan Bajubang, Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, serta tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa investasi terbesar daerah adalah pada anak-anak. Gebyar Anak dan Orang Tua diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Batang Hari yang sehat, kreatif, dan siap menghadapi masa depan.(ADV)
