DAERAHKESEHATANPEMBANGUNAN

Kolaborasi Warga dan Pemkot, Gotong Royong Massal Jadi Langkah Cepat Tekan Risiko Banjir di Jambi

Jambi, Mediator

Pemerintah Kota Jambi memperkuat langkah mitigasi bencana banjir melalui kegiatan gotong royong gabungan tingkat RT di Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

Aksi kolektif ini difokuskan pada pembersihan dan normalisasi drainase sebagai respons atas meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan yang dipusatkan di RT 10 tersebut melibatkan perwakilan seluruh RT di wilayah Lingkar Selatan. Upaya ini dinilai sebagai solusi jangka pendek untuk mengurangi potensi genangan air, sekaligus menjaga fungsi saluran drainase agar tetap optimal.

Wali Kota Jambi, Maulana, turun langsung ke lokasi bersama masyarakat. Kehadirannya didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wakil Ketua III DPRD Kota Jambi Naim, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahruzar, Camat Paal Merah Abdul Salim, para lurah, serta unsur Forum RT.

Dalam keterangannya, Wali Kota mengapresiasi inisiatif aparat wilayah yang mampu menggerakkan partisipasi warga secara kolektif. Ia menilai pola gotong royong bergilir yang diterapkan—dari satu RT ke RT lainnya—menjadi strategi efektif dalam menjaga kesinambungan kegiatan.

“Pendekatan ini bukan hanya soal penanganan banjir, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan aktif warga yang turun langsung membersihkan saluran drainase menunjukkan tingginya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Ia berharap model kolaborasi tersebut dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Jambi.

Lebih lanjut, kegiatan ini disebut selaras dengan visi pembangunan “Kota Jambi Bahagia” serta program prioritas Kampung Bahagia yang menitikberatkan pada partisipasi masyarakat.

Di sisi lain, Pemkot Jambi juga tengah mengakselerasi sejumlah program strategis, mulai dari penataan kantong parkir di kawasan pasar, pembangunan diorama budaya di eks Pasar Talang Banjar, hingga pengembangan kawasan ekonomi kreatif dan destinasi Avia Bird di Hutan Muhammad Sabki. Program-program tersebut ditargetkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor ekonomi.

Menghadapi musim hujan, Wali Kota turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah preventif terhadap banjir dan risiko penyakit.

“Gerakan ini bukan sekadar menjaga kebersihan, tetapi juga membangun kekompakan dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi seluruh warga,” tegasnya.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi cerminan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan kota terhadap bencana, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup warga secara berkelanjutan.(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *