Kebutuhan Bayi Jadi Prioritas, Bupati M. Syukur Tinjau Korban Banjir Lembah Masurai
Bangko, Mediator
Bupati Merangin, M. Syukur, meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Lembah Masurai pada Selasa (05/05).
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap pemenuhan asupan nutrisi bayi dan kebutuhan ibu menyusui.
Bencana banjir kali ini melanda tiga desa utama, yakni Desa Rantau Jering, Desa Muaro Lengayo, dan Desa Muaro Pangi. Selain merendam puluhan pemukiman, luapan air juga merusak sejumlah fasilitas publik penting di wilayah tersebut.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, di Desa Rantau Jering terdapat 5 rumah rusak berat, 22 rumah terdampak, serta kerusakan pada sarana air bersih dan gedung Posyandu.
Sementara di Sesa Muaro Lengayo terdapat 23 rumah warga terendam. Fasilitas umum berupa masjid dan bangunan sekolah turut mengalami kerusakan.
Sedangkan di Desa Muaro Pangi terdapat 17 rumah terendam, 2 rumah rusak berat, dan satu unit Sekolah Dasar (SD) mengalami rusak ringan.
Didampingi Sekda Merangin, Zulhifni, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati M. Syukur menyerahkan bantuan darurat secara simbolis kepada warga. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, pakaian layak pakai, selimut, hingga perlengkapan khusus bayi.
Bupati menegaskan bahwa dalam situasi darurat, kebutuhan kelompok rentan seperti bayi dan ibu menyusui sering kali tidak terakomodasi dengan baik.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami pastikan bantuan pokok sudah masuk, namun yang paling penting adalah kebutuhan dan makanan bayi. Seringkali ibu menyusui luput dari pantauan di posko bantuan. Sekarang kita perhatikan betul agar gizi mereka terpenuhi sampai kondisi kembali normal,” ujar Bupati M. Syukur.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Merangin melalui dinas terkait terus melakukan pendataan lanjutan untuk langkah rehabilitasi fasilitas umum yang rusak agar aktivitas pendidikan dan ibadah warga dapat segera kembali berjalan. (mlk)
