Kota Jambi Jadi Tuan Rumah Debat Perdana Caketum HIPMI, Diza: Momentum Strategis Bagi Investasi dan Anak Muda
Kota Jambi, Mediator
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyambut positif pelaksanaan debat perdana Calon Ketua Umum (Caketum) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2026–2029 yang digelar di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut menjadi momentum penting bagi Kota Jambi dalam memperkuat citra sebagai kota perdagangan dan jasa yang terbuka terhadap investasi serta berbagai agenda regional maupun nasional.
Sebelum pelaksanaan debat, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina BPD HIPMI Provinsi Jambi, menyambut langsung kedatangan Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari beserta jajaran pengurus dan para kandidat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.
Dalam sambutannya, Diza menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Jambi sebagai lokasi penyelenggaraan debat perdana Caketum HIPMI.
“Terima kasih telah mempercayai Kota Jambi sebagai tempat debat para kandidat. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena merupakan pertama kalinya kegiatan seperti ini digelar di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Debat tersebut diikuti empat kandidat Ketua Umum BPP HIPMI, yakni Ade Jona Prasetyo, Anthony Leong, Reynaldo Bryan, dan Afifuddin Kalla. Masing-masing kandidat memaparkan visi, misi, dan gagasan untuk membawa HIPMI menjadi organisasi yang semakin maju dan adaptif terhadap tantangan ekonomi nasional.
Menurut Diza, pelaksanaan debat kandidat tidak hanya penting bagi internal organisasi HIPMI, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap daerah, khususnya dalam membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda.
Ia mengungkapkan, Kota Jambi saat ini memiliki bonus demografi yang besar, di mana lebih dari separuh jumlah penduduk merupakan generasi muda usia produktif.
“Sebanyak 54 persen penduduk Kota Jambi adalah anak muda. Ini menjadi peluang besar untuk mendorong tumbuhnya pengusaha-pengusaha muda baru,” katanya.
Sebagai kota yang tidak memiliki sumber daya alam melimpah, lanjut Diza, sektor perdagangan, jasa, dan investasi menjadi fokus utama pembangunan ekonomi Kota Jambi.
Karena itu, Pemerintah Kota Jambi terus membuka ruang bagi masuknya investasi dan kegiatan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Diza juga menilai, debat kandidat HIPMI menjadi ajang penting untuk melihat kualitas kepemimpinan calon Ketua Umum yang nantinya akan membawa arah organisasi ke depan.
“Siapapun yang terpilih nantinya, kami berharap mampu membawa semangat baru bagi HIPMI dan dunia usaha di Indonesia,” tambahnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI A. Bakri dan Rocky Candra, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Ketua KADIN Provinsi Jambi Anwar Sulaeman, serta pengurus BPD HIPMI dari berbagai daerah di Indonesia.
