Pertamina Turunkan Harga Tiga BBM Nonsubsidi Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap
Jakarta, Mediator – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi yang berlaku efektif mulai 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. Dalam penyesuaian kali ini, Pertamina menurunkan harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar tetap tidak berubah.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia, mekanisme yang berlaku, serta mempertimbangkan aspek fiskal, daya beli, dan kondisi perekonomian masyarakat.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty dalam keterangan resmi Pertamina, Selasa (30/6/2026).
Melalui evaluasi tersebut, Pertamina menurunkan harga Pertamax Turbo (RON 98) dari Rp20.750 per liter menjadi Rp19.300 per liter atau turun Rp1.450 (7%). Dexlite juga turun dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter atau berkurang Rp3.300 (14%), sedangkan Pertamina Dex turun dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter atau turun Rp3.650 (15%).
Sementara itu, harga BBM lainnya tidak mengalami perubahan. Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Juli 2026 untuk wilayah dengan PBBKB 5%:
| Jenis BBM | Spesifikasi | Harga per Liter | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Pertalite | RON 90 | Rp10.000 | Tetap |
| Biosolar | CN 48 | Rp6.800 | Tetap |
| Pertamax | RON 92 | Rp16.250 | Tetap |
| Pertamax Green 95 | RON 95 | Rp17.000 | Tetap |
| Pertamax Turbo | RON 98 | Rp19.300 | Turun Rp1.450 (7%) |
| Dexlite | CN 51 | Rp19.700 | Turun Rp3.300 (14%) |
| Pertamina Dex | CN 53 | Rp21.150 | Turun Rp3.650 (15%) |
Selain BBM kendaraan darat, Pertamina juga menurunkan harga Avtur penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta dari Rp22.190 per liter menjadi Rp19.190 per liter (sebelum pajak), atau turun Rp3.000 per liter (14%).
Kitty menegaskan bahwa selain menghadirkan harga yang kompetitif, Pertamina juga terus memastikan kualitas BBM sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar. (*)
