Bank Jambi Raih Jamsostek Award 2026, Perlindungan Pekerja Jadi Sorotan
Jambi, Mediator
Komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja mengantarkan Bank Jambi meraih Jamsostek Award 2026 kategori Badan Usaha Skala Besar Menengah. Penghargaan ini menjadi catatan positif bagi perusahaan sekaligus menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dalam mendukung keberlangsungan bisnis perbankan.

Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M., menilai penghargaan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan kewajiban perusahaan. Lebih dari itu, pencapaian tersebut dapat menjadi gambaran bahwa perlindungan pekerja merupakan bagian penting dari strategi membangun perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
Menurut Laila, keberhasilan sebuah bank tidak cukup dinilai dari pertumbuhan aset, keuntungan, maupun kinerja keuangan. Kualitas sumber daya manusia dan perhatian terhadap kesejahteraan pegawai juga menjadi faktor yang menentukan daya saing serta keberlangsungan usaha.
“Perlindungan pekerja memiliki kaitan erat dengan produktivitas, loyalitas, dan kualitas pelayanan. Ketika pegawai memperoleh perlindungan yang memadai, perusahaan turut membangun lingkungan kerja yang lebih baik,” ujarnya di Jambi, Kamis (8/10).
Perlindungan Pekerja Berpengaruh pada Kualitas Layanan
Dalam industri perbankan, kepercayaan masyarakat menjadi salah satu modal utama. Kepercayaan tersebut tidak hanya dibangun melalui produk dan layanan keuangan, tetapi juga ditopang oleh profesionalisme, integritas, serta kedisiplinan para pegawai.
Karena itu, penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan dinilai memiliki peran strategis. Perlindungan terhadap pekerja dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan hubungan kerja yang sehat sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada nasabah.
Laila berpandangan, perusahaan yang menempatkan kesejahteraan pegawai sebagai bagian dari prioritas pengelolaan usaha memiliki fondasi yang lebih baik untuk menghadapi tantangan bisnis dalam jangka panjang.
Sejalan dengan Tata Kelola Perusahaan Berkelanjutan
Pencapaian Bank Jambi tersebut juga relevan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama pada aspek sosial dan tata kelola perusahaan.
Dalam prinsip tersebut, tanggung jawab perusahaan tidak hanya berorientasi pada hasil usaha, tetapi juga mencakup cara perusahaan memperlakukan pekerja, menjalankan operasional, serta membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Jambi dinilai memiliki peran yang lebih luas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Selain menjalankan fungsi intermediasi keuangan, bank daerah juga diharapkan mampu menunjukkan praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap pegawai, nasabah, pelaku UMKM, dan masyarakat.
“Keberhasilan bisnis seharusnya berjalan beriringan dengan tanggung jawab sosial. Bagi bank pembangunan daerah, hal ini penting karena keberadaannya juga berkaitan dengan perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” kata Laila.
Perluas Perlindungan hingga Pekerja Rentan
Lebih lanjut, Laila menilai upaya memperkuat perlindungan ketenagakerjaan perlu didorong agar manfaatnya tidak hanya dirasakan pekerja di sektor formal.
Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses jaminan sosial bagi kelompok pekerja yang masih menghadapi keterbatasan perlindungan, termasuk pekerja rentan.
Menurutnya, program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) juga dapat diarahkan secara terukur untuk mendukung perluasan perlindungan tersebut. Dengan demikian, kontribusi perusahaan tidak berhenti pada lingkungan internal, tetapi turut memberikan dampak sosial yang lebih luas.
Penghargaan Harus Diikuti Konsistensi
Meski menjadi pencapaian yang patut diapresiasi, Laila mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Konsistensi dalam menjalankan perlindungan pekerja dan memperkuat tata kelola perusahaan tetap menjadi hal yang utama.
Ia berharap capaian Jamsostek Award 2026 dapat menjadi dorongan bagi Bank Jambi untuk terus mempertahankan komitmen terhadap kesejahteraan pegawai sekaligus meningkatkan tanggung jawab sosial perusahaan.
“Penghargaan seharusnya menjadi pijakan untuk terus memperkuat budaya perusahaan yang menempatkan manusia sebagai aset strategis. Pertumbuhan yang sehat bukan hanya tentang kinerja keuangan, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap pekerja dan masyarakat,” tuturnya.
Raihan Jamsostek Award 2026 pun menjadi momentum bagi Bank Jambi untuk terus menyelaraskan pencapaian bisnis dengan perlindungan tenaga kerja. Keduanya merupakan unsur yang saling mendukung dalam membangun perusahaan yang tangguh, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan.(ADV)
