DAERAHEKONOMI

Cabai Merah “Biang Kerok” Inflasi Kota Jambi dan Muara Bungo

Jambi, Mediator

Maret 2022, Kota Jambi inflasi 1,35 persen dan Kota Muara Bungo inflasi 1,10 persen.
Pada Maret 2022, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 1,35 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,75, dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 1,10 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,97.

Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada enam kelompok pengeluaran. Hal serupa juga terjadi pada inflasi Kota Muara Bungo yang terbentuk karena adanya kenaikan indeks harga pada sembilan kelompok pengeluaran barang dan jasa.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, dalam pers rilis yang digelar secara online, Jumat (1/4/2022), mengatakan, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Maret 2022 antara lain: cabai merah (0,3709 persen); daging ayam ras (0,3184 persen), bahan bakar rumah tangga (0,1828 persen); minyak goreng (0,1262 persen); ikan nila (0,0702 persen); bawang merah (0,0607 persen), emas perhiasaan (0,0538 persen); ikan dencis (0,0419 persen); telur ayam ras (0,0266 persen), dan beras (0,0260 persen).

Cabai merah juga menjadi komoditas utama yang memberikan andil terhadap inflasi Kota Muara Bungo Bulan Maret 2022 yakni sebesar 0,3989 persen, disusul minyak goreng (0,1053 persen); emas perhiasaan (0,1028 persen); bahan bakar rumah tangga (0,0904 persen); jengkol (0,0623 persen); daging ayam ras (0,0550 persen), telur ayam ras (0,0444 persen), ikan serai (0,0335 persen); pepaya (0,0269 persen); dan tahu mentah (0,0248 persen).

Laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 1,62 persen dan 2,76 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Muara Bungo masing-masing sebesar 2,12 persen dan 3,40 persen.

Inflasi gabungan Kota Jambi dan Kota Muara Bungo pada Maret 2022 sebesar 1,32 persen. Laju inflasi tahun kalender dan year on year gabungan dua kota IHK pada bulan ini masing-masing sebesar 1,67 persen dan 2,83 persen.

“Inflasi gabungan Kota Jambi dan Kota Muara Bungo sebesar 1,32 persen terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 3,34 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar sebesar 1,06 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,47 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,17 persen; subkelompok Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 0,01 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 1,30 persen,” urainya.

Agus juga mengatakan dari 24 kota IHK di Sumatera, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Jambi sebesar 1,35 persen dan terendah di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,36 persen.

Ia juga mengungkapkan, perbandingan Inflasi Antarkota IHK pada Bulan Maret 2022, dari 90 kota IHK se-Indonesia, yang terdiri dari 34 ibu kota provinsi dan 66 ibu kota kabupaten/kota terpantau sebanyak 88 kota mengalami inflasi dan dua kota deflasi.

“Dari 90 kota IHK se-Indonesia, sebanyak 88 (delapan pulu delapan) kota mengalami inflasi dan dua kota lainnya deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,86 persen dan terendah di Kota Kupang sebesar 0,09 persen. Sedangkan deflasi terjadi di Kota Kendari dan Kota Tual, masing-masing sebesar 0,07 persen dan 0,27 persen,” jelasnya.

Sementara itu, dari 24 kota IHK se-Sumatera, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Jambi sebesar 1,35 persen dan terendah di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,36 persen. (izt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *