Bangunan SD Negeri 126/V Sungai Rambai Memprihatinkan
Kuala Tungkal, Mediator
Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 126/V Sungai Rambai yang berlokasi di Desa Sungsang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sangat memprihatinkan.
Sekolah yang dibangun sejak tahun 1984 silam ini, hingga kini belum pernah terjamah kucuran bantuan pembangunan dari APBD kabupaten, maupun APBN pusat, sehingga saat ini tampak kondisi bangunan yang berkonstruksi dari kayu sudah lapuk, banyak dinding kayu yang terlepas serta atap plapon mulai bocor.
Selain bangunan, kondisi sarana prasarana berupa meja kursi dan perlengkapan kelas lainnya juga banyak yang sudah sangat tidak layak untuk digunakan. SD Negeri 126/V Sungai Rambai hanya memiliki 6 ruang yang terdiri 5 ruang kelas dan satu ruang kantor majelis guru.
Kepala SD 126/V Sungai Rambai, Suripyati mengungkapkan, saat ini sekolahnya memiliki siswa/siswa sebanyak 173 orang terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak tidak sebanding dengan kondisi ruangan belajar, pihaknya terpaksa membagi jadwal belajar mengajar ruangan yang digunakan siswa.
” Kita hanya punya 5 ruang kelas untuk proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) nah untuk siswa kelas 1 dan 2 kita bagi waktu belajarnya karena kalau digunakan semua dalam satu waktu tentunya tidak ada ruang kelas lagi dan ruangan itupun banyak yang rusak,” ungkap Kepsek.
Ia berharap kepada pemerintah daerah khususnya Wakil Ketua DPRD Tanjabbar dan pihak Dinsdikbud untuk melakukan renovasi ataupun pembangunan secara permanen SD Negeri 126/V Sungai Rambai.
” Kita harap ada renovasi, karena kalau melihat dari bangunan saat ini. Masih perlu perhatian, agar proses belajar mengajar bisa nyaman dan dirasakan oleh anak anak,” ungkapnya.
Keluhan itu juga Ia sampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar, yang saat itu turun meninjau lokasi sekolah tersebut bersama Sekretaris Disdikbud dan Kabid Sarpras Disdikbud Tanjab Barat .
Dalam kesempatan itu, Ahmad Jahfar menegaskan kepada pihak sekolah untuk menginventarisir terlebih dahulu bangunan yang menjadi prioritas.
” Setelah saya lihat memang kondisi sekolah ini butuh pembangunan kembali secara total tentu sulit kita lakukan jika hanya menggunakan anggaran daerah, tetapi tetap kita upayakan minimal pembangunan kantor jika itu memang menjadi prioritas,” ujarnya.
Jahfar juga menyampaikan ke pihak Disdikbud agar sekolah ini segera diusulkan kepemerintah pusat untuk pembangunan sekolah bisa dilakukan secara total.
” Memang masih banyak PR yang harus dikerjakan terutama mengenai database pendidikan penataan plang sekolah karena SD ini tidak update dengan alamat sekarang misal alamatnya Desa Sungai Rambai ternyata sekarang sudah berubah menjadi Desa Sungsang,” sebutnya.
Terpisah, Sekretaris Disdikbud Tanjabbar, Zainul dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa SD Negeri 126/V Sungai Rambai nantinya diusulkan kepemerintah pusat untuk dilakukan pembangunan secara total dan dibangun dengan konstruksi yang permanen.
” Kita akan upayakan sekolah ini dapat dianggarkan melalui dana DAK atau dana pusat, sebab kalau kita lakukan menggunakan dana APBD tidak sanggup karena anggarannya besar, tetapi kalau untuk renovasi kantor atau bangunan lain masih bisa kita kerjakan,” jelasnya.
(adl)
