Diduga Kelelahan, Bram Terseret Arus dan Tenggelam di Sungai Limun
Tim SAR Lakukan Pencarian
Sarolangun, Mediator
Bram (17 tahun), warga Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, dikabarkan terseret arus dan tenggelam di Sungai Limun, Sabtu (10/9/2022) sekira pukul 17.00 Wib.
Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis mengatakan, pada Pukul 19.40 Wib Komunikasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi menerima Info dari BPBD Sarolangun bahwa telah terjadi kondisi membahayakan Manusia 1 Orang tenggelam di Sungai Limun di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun.
“ Kejadian tersebut terjadi hari Sabtu pada jam 5 sore. Korban atas nama Bram (17 tahun). Saat itu korban sedang menyebrangi Sungai Limun dengan cara berenang. Diduga kelelahan, Korban terbawa arus Sungai dan tenggelam,” ungkapnya
Selanjutnya dikerahkan personil dari Kantor Basarnas Jambi pada Jam 20.00 Wib dengan membawa peralatan Rescue seperti Perahu LCR, Aqua eye dan sonar underwater, Rescue Truck, dan Peralatan Water Rescue Lainnya.
“Untuk jarak ke lokasi tersebut sekitar 210 KM atau 7 Jam perjalanan,” katanya.
Ia menghimbau kepada masyarakat memperhatikan safety pada saat aktivitas di tepi sungai terlebih saat ini debit sungai di Wilayah Provinsi Jambi sedang meningkat akibat hujan dengan intensitas naik dalam minggu-minggu ini.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Basarnas Jambi masih dalam perjalanan menuju lokasi.
(ang)
