Gubernur Al Haris : Jalan Batubara Harus Selesai 2026, Tidak Ada Toleransi !
Jambi, Mediator
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris tak main-main dalam memastikan pembangunan jalan khusus batubara (hauling road) di provinsi ini segera terealisasi. Dalam rapat evaluasi pembangunan jalan khusus batubara yang digelar pada Senin malam (26 Januari 2026), Al Haris menegaskan bahwa proyek ini bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan keharusan yang harus segera diselesaikan demi perekonomian daerah dan kepentingan umum.
Ia menargetkan jalan strategis tersebut dapat berfungsi penuh pada 2026. “Ini sudah mendesak! Tahun ini jalan ini harus selesai, kita tak bisa lagi menunda,” ujar Al Haris dengan tegas.
Dalam rapat yang penuh tekanan itu, Gubernur tak hanya menyoroti koordinasi lintas sektor, tetapi juga masalah pelik yang menghambat pembangunan jalan tersebut, termasuk pembebasan lahan, tumpang tindih sertifikat, dan penolakan dari masyarakat. “Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama. Jangan ada yang tinggal diam, kita semua punya tanggung jawab!” tambahnya dengan suara lantang.
Al Haris menyatakan bahwa keseriusan Pemprov Jambi dalam proyek ini sudah tak bisa ditawar lagi. Pemprov melibatkan semua unsur yang ada—dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga DPRD—untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada. Ia menekankan, “Pembangunan jalan ini adalah kewajiban, bukan pilihan. Setiap hambatan harus kita atasi!”
Sektor batubara memiliki peran vital dalam ekonomi daerah. Kesejahteraan masyarakat serta pendapatan negara bergantung pada kelancaran angkutan batubara yang melintas. Al Haris juga menyoroti dampak kerusakan jalan akibat angkutan batubara yang selama ini membebani anggaran daerah. “Kita butuh jalan khusus ini agar ekonomi Jambi bisa melonjak, penyerapan tenaga kerja meningkat, dan sektor batubara bisa berjalan tanpa hambatan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz Fattah, memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan jalan ini. Ia menyebut bahwa hauling road akan menjadi solusi konkret untuk menata sistem angkutan batubara yang selama ini merusak jalan-jalan umum. “Jalan khusus ini harus selesai tahun ini! Ini bukan hanya soal pembangunan, tapi juga soal meningkatkan ekonomi daerah,” kata Hafiz, menegaskan pentingnya proyek ini bagi masa depan Jambi.
Rapat yang digelar di auditorium Rumah Dinas Gubernur ini semakin membuktikan bahwa Pemprov Jambi tidak akan mundur dalam mewujudkan pembangunan jalan khusus batubara, yang diyakini akan menjadi katalisator bagi kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat provinsi ini. Penyelesaian jalan ini menjadi harga mati yang tak bisa ditunda lagi.(*)
