DAERAHEKONOMI

Ramadhan Ini, Pasar Beduk di Kota Jambi Diadakan, Alhamdulillah ….

Dibuka 2 April 2022, Dikuti 600 Pedagang

Jambi, Mediator

Pemerintah Kota Jambi membolehkan masyarakat untuk menggelar pasar beduk pada Ramadhan tahun 1443 hijriah/2022 masehi ini. Sejak pandemi, keberadaan pasar beduk dilarang guna menghindari kerumunan. Pemkot Jambi kemudian menyediakan laman di mendos, agar masyarakat bisa berjualan makanan khas ramadhan secara online.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Jambi, Yon Heri, mengatakan Pemkot Jambi akan menggelar pasar bedug dari awal hingga akhir Ramadhan 1443 hijriah di Jalan Mr As’ad, dan Jalan WR Supratman di Kelurahan Orang Kayo Hitam (OKH), Kecamatan Pasar, Kota Jambi.

“Tahun ini kita hanya mengelola di dua titik dekat Gang Siku sama Seimens. Baik pedagang kuliner maupun kebutuhan makanan. Pasar ini dibuka mulai pukul 16.00 sampai 18.00 Wib,” ujarnya.

Yon mengatakan, saat ini lebih dari 600 pedagang kecil telah mendaftar, dan akan berjualan makanan hingga pakaian dengan harga terjangkau dalam area pasar beduk yang akan dibuka pada Sabtu (2/4/22) yang diperkirakan merupakan puasa pertama Ramadhan 1443 hijrah.

Ia mengatakan, tidak ada perbedaan pasar bedug tahun ini dengan pasar bedug yang pernah terselenggara sebelumnya. Karena tujuannya pasar bedug untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi, dan menjadi sarana masyarakat mencari nafkah.

“Masyarakat kiranya dapat memanfaatkan pasar beduk ini untuk memperluas pangsa pasar mereka dan disisi lain konsumen juga bisa dengan mudah mendapat kebutuhannya melalui pasar bedug yang digelar terpusat,” ujarnya.

Ditanya apakah para pedagang ini dikenakan biaya, Yon Heri menyebutkan, ada biaya sewa dan retribusi yang akan diberikan ke pedagang.

“Kita hanya memfasilitasi. Seharusnya, pedagang mencari tenda, tempat, meja dan lainnya sendiri. Tapi ini kita fasilitasi. Kalau mereka bersedia, ya silakan,” ujarnya.

Yon juga menambahkan jika pedagang nantinya akan dikenakan dua restribusi. “Kewajiban pedagang ada, yakni retribusi pasar, kebersihan dan parkir itu yang harus dipenuhi,” sebutnya.

Dinas Perindag Kota Jambi juga sudah berkoordinasi dengan Dishub, Satpol PP, aparat kecamatan, DLH untuk bekerjasama menggelar pasar beduk ini. “Semua sudah kita rapatkan beberapa kali dengan OPD terkait, mudah-mudahan ini berjalan lancar,” ucapnya.

Yon Heri, menegaskan, hanya ada dua pasar beduk yang dikelola Pemkot Jambi. Namun bagi pasar beduk yang berada di titik lain, Yon Heri mempersilakannya. Akan tetapi tetap tidak mengganggu ketertiban umum maupun lalu lintas.

“Kita izinkan yang berada dikewenangan pemerintah, yang spontanitas. Nanti itu dimonitor pihak kecamatan,” katanya.

Pemprov Jambi Serahkan ke Pemda

Terpisah, Pemerintah Provinsi Jambi menyerahkan pengadaan pasar bedug kepada pemerintah kabupaten atau kota. Pemprov Jambi pun tak mengatur terkait pelaksanaan pasar beduk Ramadhan 2022 ini.

“Pemprov Jambi tak dapat memaksakan dan tak dapat melarang pasar bedug boleh atau tidak untuk digelar. Kita serahkan ke kabupaten kota saja untuk pelaksanaan pasar bedugnya,” ujar Sekda Provinsi Jambi, Sudirman, melalui whatsApp.

Menurutnya, boleh tak bolehnya pasar beduk di saat puasa nanti, bergantung pada pemda setempat. “Karena kita kan tak punya wilayah, jadi kita serahkan ke kabupaten kota saja,” pungkasnya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *