Tekan Inflasi, Pemkab Gelar Pasar Murah di Depan Rumah Dinas Bupati Tanjabbar
Kuala Tungkal, Mediator
Pemerintah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menggelar operasi pasar murah, yang digeler di depan rumah dinas Bupati Tanjabbar, Selasa (13/09/2022).
Operasi pasar murah yang dikoordinir oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan UMKM dan Perum Bulog Kuala Tungkal ini disambut antusias masyarakat yang mendatangi lokasi operasi pasar.
Warga membeli berbagai kebutuhan pokok seperti cabai merah, telur ayam, minyak sayur, gula pasir dan beras, yang dijual dengan harga relatif lebih murah dari harga pasaran.
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjung Jabung Barat, Syafriwan mengatakan, pasar murah ini merupakan kali pertama digelar di Tanjabbar. SaaPemerintah katanya, menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat yang harganya tingga, diantaranya cabai, telur, beras dan minyak goreng.
“Allhamdulillah antusias masyarakat sangat luar biasa, kedepannya kita usahakan akan digelar secara terus menerus hingga Desember, kita lihat dulu harga apa saja yang sedang tinggi nanti kita bantu dengan OP (Operasi Pasar),” ujarnya.
Syafriwan menambahkan, tidak ada mekanisme khusus dalam pembelian. Masyarakat dapat langsung datang dan membeli bahan pokok yang tersedia tapi tentu saja dibatasi.
“Tidak ada mekanisme, hanya dibatasi pembeliannya seperti cabai maksimal pembelian 1 kg, telur maksimal 1 papan dan minyak maksimal 2 liter,” jelasnya.
Dengan digelarnya operasi operasi pasar, diharapkan dapat menjadi solusi menekan angka inflasi dan dapat membantu masyarakat.
“Harapannya operasi pasar ini dapat menjadi salah satu solusi menekan angka inflasi. Semoga kegiatan ini juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi serta mempermudah mendapatkan sembako, serta menstabilkan harga bahan pokok,” harapnya.
Salah satu warga Kuala Tungkal, Mala mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya pasar murah ini. Ia berharap kegiatan ini sering dilakukan oleh dinas terkait sehingga bisa mengurangi beban ekonomi keluarga.
“Senang nian lah, kami berterimakasih sekali dengan adanya pasar murah, bisa mengurangi biaya keluarga terlebih pasca kenaikan harga BBM. Terbantu lah kami. Semoga panjang waktunya pasar murah ini,” ujarnya tersenyum.
(adl)
