DAERAHDUNIA ISLAMNASIONAL

2.878 Calhaj 2020 yang Tertunda, Prioritas Haji Tahun Ini

Arab Saudi Izinkan 1 Juta Jemaah Beribadah Haji

Jambi, Mediator

Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jamaah mencapai 1 juta orang. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

Pemerintah Indonesia menyambut positif atas pengumuman terbaru dari otoritas Saudi ini. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.

“Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air,” tegas Menag di Jakarta, dikutif dari laman Kemenag, Sabtu (9/4/2022).

Menag mengatakan, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa GusMen ini menegaskan bahwa berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji. Sebab, persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.

“Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap,” tegasnya.

“Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik,” lanjutnya.

Meskipun sudah mendapatkan “lampu hijau” dari Kerajaan Arab Saudi, hanya saja alokasi kuota haji untuk Indonesia belum diketahui. Begitu juga untuk kuota pasti bagi jemaah calon haji di Provinsi Jambi.

Kepala Bidang penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jambi, Abdullah Saman menyatakan pihaknya belum mendapatkan informasi kuota yang diberikan. Hanya saja Ia memastikan, calon jemaah haji yang akan diberangkatkan berasal dari jemaah yang tertunda berangkat pada tahun 2020 dikarenakan pandemi Covd 19.

“Prioritas jemaah yang tertunda berangkat tahun 2020. Hanya saja jumlah yang berangkat belum diketahui. Terlebih ada himbauan dari Pemerintah Arab Saudi, jemaah yang bisa menunaikan ibadah haji berusia di bawah 65 tahun, dan telah menerima vaksin covid-19 yang sudah disetujui Kementerian Kesehatan RI dan Kerajaan Arab Saudi, serta telah melunasi biaya hajinya.

“Kepastiannya kita masih menunggu informasi resmi dari pusat,” katanya.

Pemprov Siapkan Rp17 M

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat serta Provinsi Jambi, Muktamar Hamdi, mengatakan telah mempersiapkan anggaran sebesar 17 Miliar berasal dari APBD murni Provinsi Jambi, untuk keberangkatan jemaah haji tahun ini.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan menjelang keberangkatan calon jemaah haji tahun ini khusus untuk transportasi dari dan ke Embarkasi Haji Antara (EHA) di Batam.

“Saat ini kami melakukan proses layanan transportasi bagi jemaah haji nantinya. Yang jelas kita siapkan jauh-jauh hari. Jangan sampai nanti sudah ada pengumuman haji dari pusat kita belum lelang,” katanya. (dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *