DAERAHHUKRIM

2 dari 3 Pembunuh Mat Nur Sudah Tertangkap

Kuala Tungkal, Mediator

Sementara, Heri Susanto (32) warga Tulang Bawang, Lampung masih menjalani sidang terkait kasus pembunuhan sopir travel Matnur (48) warga Jalan Panglima H Saman, RT 09, Kelurahan Tungkal III, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), kini 1 lagi tersangka, Alexander Tasman (35) warga Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, berhasil di bekuk oleh Reserse Kriminal Umum Polda Jambi.

Hingga saat ini, polisi sudah menangkap 2 dari 3 pelaku pembunuhan, dua pelaku pembunuhan yang sudah ditangkap adalah Heri Susanto (32) warga Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, dan Alexander Tasman (35) warga Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Kemudian untuk pelaku ke tiga Al Ikhsan (36) warga Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Provinsi Sumatera Selatan masih dalam status DPO.

Kasus ini bermula ketika, Mat Nur (48) dilaporkan hilang pada, 11 September 2024 yang diduga dirampok lalu dibunuh dan dibuang di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel).

Kronologi Penangkapan 2 Pelaku.

Polisi berhasil menangkap satu pelaku, Heri Susanto (32), penangkapan terjadi di wilayah Musi Banyuasin (Muba) pada Kamis, 3 Oktober 2024 lalu, oleh tim gabungan dari Polda Jambi, Polres Tanjabbar, dan Polres Musi Banyuasin.

Selang 6 bulan dalam pelariannya Al Ikhsan (36), Kamis 6 Maret 2025, sekitar pukul 10.00 Wib, Polisi berhasil membekuk Alexander Tasman (35) warga Jalan Pekan Baru, Perumahan Karya Swasta Mandiri, Kelurahan Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Ditangkap di Jalan Prof Dr Sri Soedewi, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kronologi Pembunuhan.

Matnur yang merupakan warga asal Kualatungkal, Tanjab Barat, Jambi. Pria kelahiran Pendung Tengah, Kerinci, itu kini dikenal sebagai sopir mobil rental jurusan Kualatungkal-Jambi.

Pada Rabu 11 September 2024, Matnur ditemukan tewas di Desa Telang, Kecamatan Bayung Kencir, Kabupaten Muba. Ia diketahui menggunakan Toyota Fortuner berwarna putih dengan plat kendaraan BH 1455 GJ tahun 2012.

Saat itu, ia menjemput penumpang dari Batam di pelabuhan menuju Kota Jambi yang berjumlah tiga orang. Ketiganya diyakini menghabisi nyawa Matnur, hingga akhirnya mayatnya ditemukan di Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel). Ketiga pelaku ini berhasil teridentifikasi melalui rekaman CCTV dan foto yang beredar di media sosial (medsos).

Dari situ lanjutnya, penyidik menemukan bahwa 3 orang terduga pelaku itu berada bersama korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Selain itu, data manifes kapal menunjukkan bawah 3 orang terduga pelaku pembunuhan terhadap sopir mobil rental ini berangkat dari Batam pada hari Sabtu 7 September 2024. Mereka tiba di Pelabuhan Roro Tanjab Barat pada hari Minggu 8 September 2024.

Dari hasil autopsi, Sabtu dini hari, 14 September 2024, disimpulkan bahwa penyebab kematian Matnur berhasil diungkap.

Matnur tewas bukan karena dibakar. Melainkan karena kehabisan nafas. Lanjut Kombes Andri Ananta, ada sumbatan di hidung dan mulut korban.

Ditambah lagi bekas jeratan di leher, dan patahnya tulang leher 6 hingga menyebabkan pembuluh darah besar putus. Selain itu tak ada luka lain di tubuh korban. Termasuk bekas senjata tajam. Jika dilihat dari kondisi dan kendaraan yang hilang, kasus ini masuk kategori perampasan atau perampokan.

Diceritakan Sang Istri, sekira pukul 12.00 WIB saat itu, ia menghubungi Mat Nur namun nomor handphone Mat Nur tidak aktif lagi.
Sekira pukul 19.00 wib pihak keluarga mendapati informasi dari teman-teman travel Mat Nur jika kendaraan yang dibawa Mat Nur ada melintasi daerah Bayung Lincir, Sumsel.

Setelah tiga hari menghilang, pihak keluarga Mat Nur mendapat kiriman Video, dimana dalam Video tersebut Nampak seorang laki-laki yang sudah tak bernyawa dengan posisi terikat dan membusuk ditemukan warga di kebun masyarakat.

Setelah dilihat dan diamati, pihak keluarga menyakini kalau itu adalah Mat Nur, indikasi ini dapat dilihat dari pakaian yang ia kenakan sebelum mengantar penumpangnya.

Mat nur meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak. Pihak Polres Tanjabbar hingga berita ini diturunkan belum memberikan konfirmasi dan anggotanya masih meluncur ke TKP. (adl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *