Tubuh Remaja 16 Tahun yang Hilang di Batanghari Ditemukan Tak Bernyawa 7 Jam Setelah Terseret Arus
Batang Hari, Mediator
Duka menyelimuti Desa Tureh, Kecamatan Pemayung. Gusti Randa, remaja 16 tahun yang dilaporkan hilang terseret Sungai Batanghari saat mandi sore, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Jasad korban berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan pada Rabu, 15 Juli 2026 pukul 01.38 WIB. Lokasi penemuan berjarak sekitar 10 meter dari titik awal ia dinyatakan hilang, tepatnya di koordinat 1°33’5.01″S – 103°24’13.63″E.
Hanyut Saat Mandi Bersama Teman
Petaka bermula Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Gusti bersama beberapa rekannya tengah mandi dan bermain air di Sungai Batanghari. Diduga karena kelelahan, remaja itu tak sanggup melawan derasnya arus dan seketika lenyap ditelan sungai.
Upaya warga untuk mencari secara mandiri tak membuahkan hasil. Laporan kemudian diteruskan ke Kantor SAR Jambi.
Malam itu juga, Tim Rescue Kansar Jambi bersama BPBD Batanghari, Polairud Polda Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga langsung diterjunkan ke lokasi.
Di bawah langit berawan, tim gabungan melakukan penyisiran intensif di sepanjang aliran sungai dengan menjadikan Last Known Position sebagai titik fokus pencarian.
Ditemukan Dini Hari, Operasi SAR Ditutup
Perjuangan tim akhirnya terbayar setelah lebih dari 7 jam pencarian. Tubuh Gusti ditemukan mengapung tidak jauh dari tempat terakhir ia terlihat.
Pukul 01.45 WIB jasad korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk dimakamkan.
Dengan ditemukannya Gusti Randa, Kepala Kantor SAR Jambi menyatakan Operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian ditarik kembali ke satuan masing-masing.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan bahaya arus Sungai Batanghari, terutama saat musim hujan dan debit air sedang tinggi.(tsa)
