DAERAHPERISTIWA

3 Jari “Melawan’ Arus, Jasad Nenek Zaimah Ditemukan 3 KM dari LKP

Merangin , Mediator

Perjuangan melawan derasnya Sungai Nalo Tantan akhirnya berakhir. Setelah 3 hari 3 malam disisir tanpa henti, jasad Nenek Zaimah (74) akhirnya ditemukan.

Korban yang terseret arus sejak Selasa (04/08/2026) itu ditemukan Kamis (06/08/2026) dini hari dalam kondisi mengambang. Jaraknya 3 kilometer dari titik awal ia menghilang di Desa Sungai Ulak, Kabupaten Merangin.

Isak tangis langsung pecah. Tim SAR Gabungan bersama warga mengevakuasi tubuh lansia itu dari pelukan sungai, lalu mengantarkannya pulang ke rumah duka untuk disemayamkan bersama keluarga.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban, palu operasi SAR resmi ditutup. Dalam briefing penutupan Kamis pagi, seluruh unsur Search and Rescue Unit (SRU) ditarik kembali ke kesatuan masing-masing.

Selama 72 jam, puluhan personel dari berbagai unsur bertaruh nyawa melawan arus dan cuaca berawan. Ada Pos SAR Bungo, BPBD Merangin, Polres, Brimob, TNI, SAR MTA, Damkar, hingga masyarakat yang tak kenal lelah menyisir sungai.

Armada tempur pun diterjunkan: 1 Rescue Car Double Cabin, 4 perahu karet LCR, peralatan selam, water rescue, medis, dan komunikasi. Semua dikerahkan demi satu tujuan: memulangkan Nenek Zaimah.

“Kami ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh tim dan masyarakat yang telah bahu-membahu. Doa kami menyertai almarhumah,” ujar pihak Basarnas Jambi.

Kini Sungai Nalo Tantan kembali tenang. Namun duka di Desa Sungai Ulak belum usai. Selamat jalan Nenek Zaimah. (tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *