DAERAHPERISTIWA

Hujan Mengintai Jambi, Api Belum Mati

Hotspot Anjlok dari 26 Menjadi 2 Titik, Tetapi Ancaman Karhutla dan Asap Belum Berakhir

Jambi, Mediator

Hujan mulai membuka peluang membasahi sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Namun di tengah meningkatnya potensi hujan, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya hilang. BMKG masih menempatkan sebaran asap dan karhutla sebagai perhatian dalam prakiraan cuaca periode 22–28 September 2026.

Data pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga 21 September 2026 pukul 21.10 WIB memang menunjukkan perkembangan positif. Hotspot high confidence di Jambi turun drastis, dari 26 titik menjadi hanya 2 titik dalam sehari. Tetapi angka tersebut bukan berarti seluruh persoalan karhutla di Jambi telah selesai. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi satelit dan tetap membutuhkan verifikasi lapangan.

Di saat titik panas menurun, persoalan kualitas udara masih menjadi sorotan. BMKG sebelumnya mencatat konsentrasi PM2.5 di Kota Jambi mencapai 107,2 µg/m³ pada 19 September, sementara Muaro Jambi mencapai 98,1 µg/m³. Pada saat yang sama, BMKG memperkirakan peluang hujan meningkat pada 22–24 September, sehingga Jambi kini berada pada situasi yang kontras: awan hujan mulai muncul, tetapi kewaspadaan terhadap api dan asap belum boleh diturunkan. (Pur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *