DAERAHKEBUDAYAANPARIWISATAPEMBANGUNANPENDIDIKAN

Pemkab Merangin Sambut Tim Evaluator UNESCO di Bandara Muaro Bungo

Bangko, Mediator

Pemerintah Kabupaten Merangin menyambut kedatangan Tim Evaluator UNESCO Global Geopark (UGGp) di Bandara Muaro Bungo, Senin (10/8) sekitar pukul 13.20 WIB.

Kedatangan tim ini bertujuan melakukan revalidasi status UNESCO Global Geopark Merangin Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026.

Penyambutan dipimpin oleh Staf Ahli III Hendri Widodo yang hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur, didampingi General Manager Geopark Merangin Jambi Dr. Agus, S.Sos., M.Hum dan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Suherman.

“Pemerintah Kabupaten Merangin siap memfasilitasi dan mendukung penuh seluruh rangkaian proses revalidasi ini. Kami berharap potensi geologi, alam, dan budaya Merangin dapat terus diakui secara internasional,” ujar Hendri Widodo saat menyambut rombongan di bandara.

Tim evaluator UNESCO terdiri dari Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark (Korea Selatan) dan Mr. Nicolas Klee dari Monts D’Ardèche UNESCO Global Geopark (Prancis).

Usai disambut di bandara, tim evaluator langsung bertolak menuju Kabupaten Merangin. Selama kunjungan, mereka akan menilai empat aspek utama kawasan, yakni potensi geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), warisan budaya (cultural diversity), dan tata kelola kawasan.

Beberapa lokasi yang disiapkan sebagai titik penilaian meliputi Geosite Granitoid Tantan, Geosite Fosil Kayu Teluk Gedang, Geosite Fosil Daun Muaro Mengkaring, Goa Tiangko, Danau Pauh, serta Rumah Batik Srikandi Markeh.

Dalam agenda ini, tim evaluator didampingi perwakilan instansi pusat dan tim teknis daerah, di antaranya Ir. Yunus Kusumahbrata, M.Sc., Ph.D. dari Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), perwakilan Bappenas (Jasmine Amelia Anjani dan Tienezya), serta perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Jufri.

Turut mendampingi pula Ketua Harian Merangin Jambi UGGp Misnawati, Sekretaris Eko Wahyudi, tim Dewan Pakar (Hari Wiki Utama, D.M. Magdalena Ritonga, dan Anggi Delina), akademisi Universitas Jambi Ade Adriadi, serta perwakilan Balai Bahasa Provinsi Jambi sekaligus translator, Lukman.(mlk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *