Sektor Pertambangan Masih Jadi Primadona Ekspor Jambi
• Maret 2022, Ekspor Naik sebesar 58,35 Persen
Jambi, Mediator
Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Maret 2022 naik sebesar 58,35 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari US$ 174,03 juta pada bulan Februari 2022 menjadi US$ 275,58 juta pada bulan Maret 2022.
“Sampai dengan bulan Maret 2022, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi, yaitu sebesar 59,87 persen, diikuti kelompok Industri sebesar 31,97 persen, dan kelompok pertanian sebesar 8,16 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, dalam pers rilis yang digelar secara online, Senin (09/05/2022).
Agus mengatakan, nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Maret 2022 naik 58,35 persen dibanding bulan Februari 2022, yaitu dari US$ 174,03 juta menjadi US$ 275,58 juta.
Ia menyebut, penyebab utama naiknya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Maret 2022 adalah naiknya ekspor pada komoditi pinang, minyak nabati, karet dan olahannya. kayu lapis dan olahan lainnya, migas, serta batubara.
“Nilai ekspor sampai bulan Maret 2022 yaitu sebesar US$ 636,45 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021, yaitu naik sebesar 24,57 persen.” ujarnya.
Agus menjelaskan, kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi adalah ekspor kelompok Pertambangan yaitu sebesar 59,87 persen, diikuti Kelompok Industri sebesar 31,97 persen, dan Kelompok Pertanian sebesar 8,16 persen.
“Bila dirinci menurut komoditi, Kelompok Industri didominasi oleh karet dan olahannya yang memberikan kontribusi mencapai 18,45 persen. Penyumbang kontribusi terbesar dari Kelompok Pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 50,72 persen. Sedangkan dari Kelompok Pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 6,56 persen,” urainya.
Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Bulan Maret 2021 ke beberapa negara utama mengalami kenaikan. Ekspor Jambi yang mengalami kenaikan adalah ke Singapura, Malaysia, Thailand, Cina, Jepang, Amerika Serikat, India, dan Taiwan. Sedangkan pergerakan turunnya nilai ekspor dapat diamati ke negara Jepang, Perancis, Australia, dan Korea Selatan.
“Sampai dengan Bulan Maret 2022 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan bahwa secara umum transaksi ekspor mengalami kenaikan. Namun demikian, ada beberapa transaksi ekspor ke berbagai negara mengalami penurunan. Penurunan terjadi pada ekspor ke Thailand, Jerman, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan Korea Selatan,” sebutnya.
Ekspor Menurut Pelabuhan
Kegiatan ekspor Jambi dilakukan melalui Pelabuhan di Jambi dan Pelabuhan di luar Jambi. Kegiatan ekspor pada Bulan Maret 2022 melalui Pelabuhan di Jambi sebesar US$ 228,48 juta dengan rincian komoditi asal Jambi US$ 131,34 juta dan komoditi yang berasal dari luar Jambi sebesar US$ 97,14 juta. Sedangkan ekspor Provinsi Jambi yang melewati pelabuhan di luar Jambi mencapai US$ 144,24 juta.
“Total ekspor asal Jambi sampai dengan Bulan Maret 2022 yang melalui pelabuhan di Jambi sebesar 38,72 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 61,28 persen,” tutupnya. (izt)
