DAERAHEKONOMI

Beras “Biang Kerok” Penyumbang Inflasi di Jambi

Jambi, Mediator

Komoditi beras masih menjadi “biang kerok” atau penyumbang utama terjadinya inflasi di Provinsi Jambi. Beras memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,31 persen pada Januari 2024 dibanding Desember 2023.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M. Stat mengatakan, komoditi beras masih menjadi penyumbang utama inflasi di Provinsi Jambi secara month to month (mtm) dan perhitungan tahunan year on year (yoy). “Melihat fakta ini, maka komoditas beras ini harus betul betul dijaga. Bagaimana agar harganya dapat tetap terkendali,” ujar Agus Sudibyo dalam Konferensi Persnya dihadapan wartawan, Jum’at (2/2/2024) siang.

Menurut Agus, tata niaga beras ini erat kaitannya dengan 4 K yakni, Ketersediaan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga serta Komunikasi efektif.

“Seperti kita ketahui, pada Januari 2024 dibeberapa daerah di Provinsi Jambi terjadi banjir, sehingga berpengaruh terhadap kelancaran distribusi sehingga mengerek kenaikan harga,” ungkap dia.

Selain beras, komoditi daging ayam ras pada bulan Januari juga menyumbang inflasi sebesar 0,13 persen dibanding dengan Desember 2023. Namun, kenaikan harga daging ayam ras masih pada tataran wajar.

Kendati ada komoditi yang naik, imbuh Agus Sudibyo, ada beberapa komoditi justu terpantau mengalami penurunan harga, diantaranya, minyak goreng, cabai merah dan cabai rawit.

“Ketiga komoditi ini justru mengalami penurunan harga pada Januari 2024 dibanding Desember 2023,” tukasnya.

Secara umum, kata Agus Sudibyo menambahkan, secara month to month Inflasi Januari 2024 terhadap Desember 2023 sebesar 0,83 persen. Sementara secara years on year (yoy) inflasi Januari 2024 terhadap 2 Januari 2023 adalah 2,99 persen.

Namun, beberapa daerah telah melakukan penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) sendiri, sehingga angka inflasi yang disebutkan diatas merupakan rangkuman dari penghitungan IHK di daerah.

Seperti di Kabupaten Kerinci, pada Januari 2024 mengalami inflasi sebesar 1,48 persen dibanding Desember 2023, sementara inflasi year on year (yoy) sebesar 4,47 persen. Kemudian Kabupaten Bungo pada Januari 2024 mengalami inflasi sebesar 0,54 persen atau lebih tinggi dibanding Desember 2023, sementara secara tahunan atau year on year terjadi inflasi sebesar 2,42 persen. Sementara Kota Jambi, secara bulanan atau Month to Month mengalami inflasi 0,68 persen, sementara secara tahunan atau year on year mengalami inflasi sebesar 2,65 persen.

“Kerinci merupakan wilayah dengan inflasi tertinggi di Provinsi Jambi pada Januari 2024 dibanding Desember 2023, dan secara year to year pada Januari 2024 dibanding Januari 2023,” jelasnya. (tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *