Fadhil Arief : Anak, Amanah yang Sangat Wajib Dijaga
Ma. Bulian, Mediator
Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, SE mengatakan jika seorang anak yang dilahirkan merupakan suatu amanah yang sangat wajib dijaga, dididik, diasuh dan dipenuhinya hak atas anak.
“Saya ingatkan kepada kita semua bahwa, anak itu adalah amanah dari Allah Subhannallahita’allah. Bagi orang tuanya diwajibkan untuk mendidknya, mendidik itu bagaimana dia pintar berhitung, bagai mana tubuhya sehat, bagaimana dia pintar mengaji dan pastinya kita punya keterbatasan sehingga kita minta tolong guru itu tadi,” tegas Fadhil.
Hal itu dikatakannya saat menghadiri acara Wisudawan Tahfidz Pondok Pesantren Jawahirul Qur’an Angkatan ke 3 Tahun Ajaran 2022, bertempat di Desa Sengkati Gedang Kecamatan Mersam, Minggu (19/6/2022).
” Hari ini kita saksikan apa yang diajarkan oleh Ust Havis dan kawan-kawan beserta guru-guru, ini membuat bagai mana manusia itu menjadi utuh, dia manusia yang pintar, badannya sehat tapi imannya kuat hingga nanti kita harapkan adik-adik serta anak-anak kita tercinta ini menjadi orang-orang yang baik,” ujar Fadhil.
Bupati Fadhil juga mengingatkan kepada masyarakat Batang Hari khususnya kepada seluruh orang tua Santri yang hadir di acara itu, ikut memperhatikan kesejahteraan para guru.
“Kalau kita dapat rezeki harus dibantu orang lain jangan malah guru ngaji biasanya minta bayaran SPP ngaji Rp5 ribu perbulannya tapi di naikan menjadi Rp10 ribu perbulannya malah merasa keberatan dan tidak mau lagi suruh anaknya belajar ngaji bahkan terkadang sampai ada melapor ke Camat tentang keluhan SPP ngaji yang naik,” ujarnya.
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief SE dalam memberikan bantuan Kitab Suci Al-Qur’an secara langsung kepada Pengurus Ponpes Jawahirul Qur’an untuk Santri penghafal Al-Qur’an.
Ust Abd Havis S.Pdi selaku Pendiri Ponpes Jawahirul Qur’an Sengkati Gedang menjelaskan, Ponpes ini sudah berdiri sejak tahun 2020 lalu dengan memiliki Santriwan/ti sebanyak 80 orang Santri dengan menjalakan 3 program unggulan Pelajaran yaitu, Tahfidz Al-Qur’an, Kaligrafi dan Dakwah.
“Alhamdulillah ini merupakan pelaksanaan Wisuda Tahfidz Qur’an yang kedua kalinya sejak berdirinya Pesantren ini sejak tahun 2020 lalu,” ujar Ust Abd Havis S.Pdi selaku Pendiri Ponpes.
Ust Abd Havis mengungkap, Jumlah Santri atau peserta didik yang ada sebanyak 80 orang Santri, dimana sebanyak 30 Santri bertempat tinggal atau menginap di Pondok dan 50 Santrinya lagi tiap harinya berulang dari rumah masing-masing.
“Wisuda hari ini ada sebanyak 46 orang Santri yang diwisudakan, baik Wisuda Hafalan Jus 30, Jus 1, dan Hafalan Lima Jus dan 10 Jus,” pungkasnya.
Turut hadir pada acara tersebut Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batang Hari Dapil 3 Raden Tarmizi, Camat Mersam diwakili oleh Sanusi selaku Kasi Kesra Kecamatan, Penceramah Ustadz Jalaluddin S.Ag, M.Pdi, Pengawas Da’i Kecamatan, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Sengkati Gedang,Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat serta para tamu undangan lainnya.
(rch)
