Film Jadi Media Pendidikan Karakter, Pemkot Jambi Dorong Sekolah Tanamkan Kepedulian Lingkungan
Kota Jambi, Mediator
Pemerintah Kota Jambi terus mendorong penguatan pendidikan karakter di kalangan pelajar melalui metode pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Media Film sebagai Sarana Pembelajaran Karakter dan Kepedulian Lingkungan yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., di Bioskop Lippo Plaza Jambi, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Teman Tegar: Maira, Kita Jaga Hutan, Hutan Jaga Kita” itu diikuti para kepala sekolah se-Kota Jambi dan dirangkai dengan pemutaran film edukatif Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua). Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya pendidikan karakter, kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, serta penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia melalui media film.
Dalam sambutannya, Diza menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan pola belajar generasi muda yang semakin dinamis. Menurutnya, film memiliki kekuatan besar sebagai media edukasi karena mampu menyampaikan pesan moral melalui cerita, visual, dan emosi yang mudah dipahami oleh peserta didik.
“Film bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, kerja sama, keberanian, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” ujar Diza.
Ia menjelaskan, pendidikan karakter tidak cukup hanya diberikan melalui teori di ruang kelas. Diperlukan pendekatan yang lebih inspiratif agar pesan-pesan moral dapat diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa.
Film Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua) dipilih karena mengangkat berbagai nilai penting, mulai dari semangat pantang menyerah, persahabatan, keberagaman budaya, hingga pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pesan-pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Diza berharap para kepala sekolah dan tenaga pendidik dapat memanfaatkan film sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang menarik dan bermakna. Sementara bagi para siswa, film tersebut diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dalam membangun karakter positif.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tangguh, peduli terhadap sesama, mencintai lingkungan, serta bangga terhadap keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia,” katanya.
Menurut Diza, penguatan pendidikan karakter juga sejalan dengan visi Kota Jambi Bahagia yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi identitas masyarakat Jambi. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Di era modern saat ini kita tidak boleh melupakan lingkungan hidup dan budaya yang telah diwariskan. Gotong royong harus tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jambi,” ujarnya.
Film Teman Tegar: Maira (Whisper from Papua) sendiri merupakan film drama keluarga Indonesia yang dirilis pada Februari 2026. Film tersebut mengangkat isu pelestarian lingkungan, krisis iklim, serta kehidupan masyarakat adat Papua dengan melibatkan mayoritas kru lokal Papua dalam proses produksinya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri kreatif, Pemerintah Kota Jambi berharap pendidikan karakter dan kesadaran lingkungan dapat terus diperkuat sehingga melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat, budaya, dan lingkungan hidup. (*)
