Komitmen Nyata, Wali Kota Jambi Respons Aspirasi Petugas Kebersihan soal Kesejahteraan
Jambi, Mediator
Wali Kota Jambi, Maulana, menunjukkan respons cepat dan pendekatan dialogis dengan menemui langsung ratusan petugas kebersihan yang menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (5/1/2026).
Aksi yang melibatkan petugas dari Pasukan Oranye dan Pasukan Merah tersebut menyoroti sejumlah persoalan mendasar, terutama terkait kesejahteraan. Para petugas menilai besaran gaji yang diterima saat ini belum sebanding dengan beban kerja di lapangan. Selain itu, mereka juga mempertanyakan kejelasan distribusi kartu BPJS Ketenagakerjaan yang hingga kini belum diterima sebagian pekerja.
Dalam pertemuan terbuka, Wali Kota Maulana memilih berdialog secara langsung tanpa perantara. Ia mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengevaluasi kondisi tersebut secara menyeluruh.
“Setelah ini saya akan meninjau kondisi keuangan daerah. Jika terdapat ruang fiskal yang memungkinkan, kami akan mengupayakan realokasi anggaran guna meningkatkan kesejahteraan para petugas,” ujar Maulana di hadapan peserta aksi.
Pernyataan tersebut menandakan adanya langkah awal pemerintah kota dalam merespons tuntutan pekerja sektor layanan publik, yang selama ini memegang peran vital dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kota.
Suasana dialog berlangsung kondusif dan cair. Bahkan, salah seorang petugas kebersihan sempat menyampaikan harapan sekaligus dukungan terhadap kepemimpinan Maulana di masa mendatang, sebagai bentuk timbal balik atas perhatian yang diberikan terhadap nasib mereka.
Kehadiran langsung Wali Kota dalam aksi tersebut dinilai menjadi sinyal positif atas upaya membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan pekerja lapangan. Pemerintah Kota Jambi diharapkan dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui kebijakan konkret yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan petugas kebersihan.(ADV)
