Pameran Nasional Bonsai ke-3 Resmi Dibuka Wali Kota Jambi, HUT ke-80 Kota Jambi Meriah
Jambi, Mediator
Suasana sore yang teduh di kawasan Kantor Wali Kota Jambi berubah menjadi semarak pada Kamis (21/5/2026). Area Parkir dan Lapangan Utama di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kota Baru, mendadak menjelma menjadi galeri seni hijau saat Pameran Nasional Bonsai ke-3 resmi dibuka. Acara ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi yang ke-80 serta 625 tahun Tanah Pilihan Pusako Betuah.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., dan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, tampak hadir langsung didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, SP, MDM, Ph.D., beserta sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Jambi. Kehadiran mereka disambut antusias oleh para pecinta bonsai dari berbagai daerah.

Pameran yang diselenggarakan oleh Persatuan Perkumpulan Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kota Jambi ini menampilkan ratusan karya bonsai terbaik dari berbagai provinsi. Ketua Penyelenggara, Rendra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa event ini tidak hanya menjadi ajang pamer, tetapi juga kontestasi bergengsi.
“Acara ini menampilkan ratusan karya bonsai terbaik dari berbagai daerah. Kami juga menggelar kontes dengan penilaian kategori Bakalan, Pratama, dan Madya. Memang jumlah kontestasi kali ini lebih sedikit dari penyelenggaraan sebelumnya, tetapi dari segi kualitas, hasilnya luar biasa,” ujar Rendra dengan penuh kebanggaan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti, memberikan rincian lebih lanjut mengenai skala partisipasi dalam pameran ini. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme peserta dari luar daerah sangat tinggi.
“Ada 460 pot kontestasi yang diikuti berbagai kontestan dari beberapa kota besar. Mereka hadir dari Pulau Jawa, Jakarta, Bandung, Bogor, Palembang, Bengkulu, Merangin, Kuala Tungkal, Kerinci, dan tentu saja tuan rumah Kota Jambi sendiri,” jelas Mariani.

Mariani menambahkan, rangkaian Pameran Nasional Bonsai ke-3 ini telah berlangsung sejak tanggal 13 Mei dan akan berakhir pada 23 Mei 2026. Sebelum pembukaan hari ini, telah dilaksanakan proses registrasi, penerimaan bonsai, serta penjurian yang berlangsung sejak kemarin hingga siang tadi.
Puncak acara pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi sebagai simbol dimulainya pameran. Tak berhenti di situ, momen haru dan meriah pun terjadi saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara langsung melakukan penancapan bendera pada salah satu bonsai yang berhasil keluar sebagai juara dalam kontestasi tahun ini.
Para kontestan yang terdiri dari seniman dan kolektor bonsai tampak tersenyum lebar serta menyambut dengan antusiasme tinggi. Mereka mengapresiasi penyelenggaraan yang dinilai sangat sukses dan mampu mengangkat budaya seni tanaman kerdil ini di tengah masyarakat.
Pameran yang berlangsung hingga 23 Mei ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menjadi destinasi wisata edukasi sekaligus memperkuat silaturahmi antar pegiat bonsai se-Indonesia. (Pur/Dedi)
