DAERAHPERISTIWA

Pencarian Berakhir Duka! Danu, Pemuda yang Hilang Saat Menambang Pasir di Sungai Batang Tebo, Ditemukan Meninggal Dunia

Bungo, Mediator

Harapan keluarga untuk menemukan Danu (22), pemuda yang dilaporkan hilang setelah terjatuh ke Sungai Batang Tebo saat melakukan aktivitas penambangan pasir tradisional, akhirnya berujung duka. Setelah dilakukan pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan bersama masyarakat, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (8/11/2026).

Korban ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, tepatnya di aliran Sungai Batang Tebo, Desa Tanjung Menanti, Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, Danu yang merupakan warga Desa Tanjung Menanti tengah melakukan aktivitas penambangan pasir secara tradisional di Sungai Batang Tebo. Namun, dalam aktivitas tersebut, korban terjatuh ke sungai dan kemudian dinyatakan hilang.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bungo, Zainadi. Mendapatkan laporan tersebut, Basarnas Jambi melalui Pos SAR Bungo langsung mengerahkan delapan personel Tim Rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Pada hari pertama pencarian, Sabtu (7/11/2026), Tim SAR Gabungan bersama masyarakat melakukan berbagai upaya penyisiran. Bahkan, personel melakukan penyelaman di sekitar titik kejadian. Namun, hingga sore hari, keberadaan korban belum berhasil ditemukan.

Sekitar pukul 17.30 WIB, operasi pencarian terpaksa dihentikan sementara dengan tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Pencarian kemudian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan memperluas area penyisiran.

Memasuki hari kedua, Tim SAR Gabungan kembali bergerak melakukan pencarian. Operasi diawali dengan briefing dan pembagian personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memaksimalkan penyisiran di sepanjang aliran sungai.

SRU 1 yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo melakukan penyisiran di sisi kanan sungai sejauh lima kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian. Sementara SRU 2 yang melibatkan BPBD Kabupaten Bungo dan Polsek Babeko menyisir sisi kiri sungai dengan jarak yang sama.

Adapun SRU 3 dari unsur masyarakat melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian guna membantu menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan bersama masyarakat berhasil menemukan Danu pada jarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal korban dilaporkan terjatuh.

Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Tim kemudian melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah korban menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh rangkaian operasi SAR berakhir pada pukul 14.00 WIB, Minggu (8/11/2026), dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan delapan personel Pos SAR Bungo, lima personel Polsek Babeko, delapan personel BPBD Kabupaten Bungo, satu personel Bhabinkamtibmas, serta dua personel SAR MTA. Sejumlah peralatan pendukung turut dikerahkan, di antaranya Rescue Car, Landing Craft Rubber (LCR), peralatan water rescue, medis, komunikasi, dan evakuasi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga evakuasi korban.

Berakhirnya operasi SAR ini sekaligus mengakhiri pencarian terhadap Danu yang sempat hilang selama hampir satu hari di Sungai Batang Tebo. Meski korban telah ditemukan, peristiwa tragis tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Tanjung Menanti.(tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *