DAERAHSERBA-SERBI

PHBN , Momentum Cinta dan Bangga Produk Nasional

Muara Bulian, Mediator

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief yang diwakili Sekda Batang Hari, Muhammad Azan menyampaikan, melalui Peringatan Hari Batik Nasional (PHBN)
tingkat Provinsi Jambi berupa parade pakaian batik Jambi dapat dijadikan momentum untuk cinta dan bangga memakai produk nasional,

“Saya berharap agar peringatan Hari Batik Nasional ini dapat kita jadikan momentum untuk cinta dan bangga memakai produk nasional,” ucapnya pada Peringati Hari Bati Nasional, di Halaman Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (29/09/2022).

Bupati juga berharap melalui kegiatan tersebut diharapkan ada kesinambungan dan peningkatan kapasitas perajin batik yang ada. Tentu tidak berhenti di sana ke depan harus bersama-sama mendorong tumbuhnya industri batik Batang Hari khususnya, batik Jambi umumnya dengan bangga dan cinta memakai batik pada berbagai event resmi ataupun tidak resmi.

Serangkaian kegiatan peringatan Hari Batik Nasional tingkat Provinsi Jambi berupa parade pakaian batik Jambi 10.000 ASN yang ditujukan untuk mendapatkan rekor MURI, gelar produk batik Jambi dan fashion street batik Jambi patut diapresiasi

Rangkaian kegiatan ini sesuai surat edaran dari Sekda Provinsi Jambi nomor: UND-005/174/SETDA-PRKM.1.2/IX/2022 pada 23 September 2022 tentang Peringatan Hari Batik Nasional.

Muhammad Azan menyampaikan penetapan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non benda pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO merupakan awal bagi penetapan hari batik nasional setiap 2 Oktober.

Peringatan ini merupakan wujud apresiasi warga sebagai anak bangsa atas karya leluhur bangsa. Hal ini tentu juga menjadi satu upaya untuk meningkatkan martabat bangsa Indonesia dan citra positif di forum internasional, serta keinginan pemerintah untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia.

“Batik merupakan salah satu produk budaya bangsa yang telah mendunia, dan beberapa dasawarsa terakhir, batik kian massif dikenal kepada segenap kalangan jenjang usia untuk memakainya dalam berbagai kesempatan. Banyak inovasi yang dilakukan oleh berbagai pihak sehingga hari ini kita bisa melihat batik telah tumbuh menjadi produk industri yang banyak memberi nilai tambah bagi kehidupan kita,” katanya di atas podium.

“Seiring dengan semangat tersebut Pemerintah Daerah Kabupaten Batanghari beberapa waktu lalu telah melaksanakan kegiatan Pendidikan dan pelatihan three in one batik tulis bagi perajin batik,” ucapnya.

(zal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *