Polda Jambi Siap Amankan Idul Fitri 1146 H
Jambi, Mediator
Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1446 H di Provinsi Jambi, Kamis, 20 Maret 2025, Polda Jambi mengadakan Apel Ggelar Pasukan Operasi Ketupat 2025, yang di pimpin langsung oleh Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar yang di damping oleh Gubernur Jambi Al Haris di lapangan Mapolda Jambi.
Selain Gubernur AL Haris, sejumlah instansi terkait serta PJU Polda Jambi juga ikut dalam apel tersebut..
Sebagaimana tahun tahun sebelumnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menekankan pentingnya kerja sama antar instansi terkait, baik itu TNI, pemerintah daerah, serta badan dan kantor yang ada di provinsi Jambi dalam operasi Ketupat ini.
“Tujuan kita adalah untuk mewujudkan kelancaran dan kenyamanan masyarakat yang akan mudik serta menjaga keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan selama perayaan Idul Fitri. Tentu saja, ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi juga melibatkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk desa, kelurahan, dan unsur keamanan lainnya,” kata Kapolda Jambi.
Ia menyebutkan sebanyak 3.369 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat ini. Dimana, 1.625 personel Polda Jambi, 1.414 personel instansi terkait dan 330 personel TNI.
Kapolda juga menegaskan bahwa tugas pengamanan ini adalah amanah dan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Kami mengorbankan waktu dan tenaga untuk memastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah Idul Fitri dapat merasakan sukacita dan kebahagiaan dengan tenang dan aman. Itu adalah ibadah yang mulia,” tambahnya.
Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan para anggota pengamanan. “Kami akan memastikan kesehatan anggota kami agar tetap prima dalam menjalankan tugas. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dirlantas, untuk memantau kondisi lalu lintas dan memberikan informasi melalui berbagai media, baik konvensional maupun digital,” paparnya.
Kapolda juga mengingatkan kepada para pengusaha dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. “Keselamatan adalah yang utama. Jangan ada yang mengabaikan keselamatan demi kecepatan atau kenyamanan. Itu harus menjadi prioritas utama,” tutup Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar. (*)
