Rektor UIN STS Jambi Asad Isma Meninggal Dunia, Jambi Berduka !
Jambi, Mediator
Prof Asad Isma, Akrab di sapa Bang As’ad, telah berpulang siang ini jam 14.00Wib di RSUD Raden Mattaher Jambi, Kabar duka menyelimuti UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Prof Asad Isma, tutup usia hari ini, Sabtu 28 September 2024.
Prof Asad Isma selama masa hidupnya, dikenal luas di tengah masyarakat Provinsi Jambi. Pria ini kelahiran Muara Indung, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Semasa hidupnya penuh lika liku, perjuangan, dan juga ujian. Semasa kuliahnya tahun 1987-1991, dia juga sembari menjadi marbot Masjid Al Hidayah, Kawasan Pasar Keluarga, Sipin, Kota Jambi.
Semasa kuliah di IAIN (sebelum alih status menjadi UIN) STS Jambi, Prof Asad di sela aktivitasnya menjadi seorang marbot, dia setiap hari berjalan kaki dari Kawasan Sipin menuju kampus di Kawasan Telanaipura.
Pulang kuliah, dia isi dengan aktivitas mengajar ngaji dari rumah ke rumah agar kebutuhan ekonominya bisa terpenuhi. Kerja kerasnya selama kuliah membuahkan hasil pada tahun 1994. Dia menjadi salah seorang yang terpilih sebagai dosen.
Dia mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Ushuluddin, pernah juga menjadi sekretaris Kopertais, sebelum pada akhirnya dipercaya sebagai Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi pada periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Prof Suaidi Asyari.
Pada masa menjabat sebagai wakil rektor II itu, Prof Asad juga berhasil meraih gelar guru besar dengan pengajuan proses yang cukup cepat dari Mendikbudristek karena keahliannya atas bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Insani terhitung 1 Juli 2022.
Almarhum menyelesaikan studi S1 di IAIN STS Jambi pada tahun 1987. Dilanjutkan kemudian pada tahun 1996 dia menamatkan kuliah di Universitas Negeri Padang. Lalu tepat pada tahun 2015 dia menyelesaikan studi doktoralnya (S3) di Universitas negeri Jakarta.
Semasa mahasiswa, Almarhum merupakan sempat menjabat Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Jambi yakni pada tahun 1992-1996. Lalu dia juga pernah diamanahkan sebagai Ketua Wilayah Gerakan Pemuda Ansor di Provinsi Jambi.
Di samping itu, Prof Asad Isma juga dikenal sejak lama karena biasa menjadi narasumber di berbagai media massa di Provinsi Jambi, baik itu media cetak, maupun elektronik. Dia seringkali diminta pendapat ilmiahnya oleh wartawan untuk bidang politik maupun sosial di Provinsi Jambi.
Tak cukup disitu, dia juga dipercaya sebagai dewan riset daerah, pernah terlibat aktif di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi, dan kini juga tengah mengemban amanah sebagai Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi. Selamat jalan Bang As’ad engkau orang baik, namamu akan kami kenang sebagai tauladan. (slt)
