Setelah 2 Jam Pencarian, 3 Bocah Tenggelam di Sungai Tembuku Dtemukan
Kota Jambi, Mediator
Setelah kurang lebih dua jam berjibaku, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas Jambi, Polairud Polda Jambi, TNI, Damkar Kota Jambi, dan masyarakat sekitar, ketiga korban berhasil diketemukan.
Menurut Kasi Operasi Basarnas Jambi, Manca, tim selam Basarnas Jambi telah menemukan kesemua korban dalam jarak yang berbeda, dan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini ketiga korban sudah dibawa ke rumah duka.
“Tim selam Basarnas Jambi telah menemukan 3 Korban atas nama R pada pukul 16.05 Wib sejauh 27 meter dari titik lokasi tenggelam dalam keadaan meninggal dunia, kemudian A ditemukan pada sekira pukul 16.15 Wib dan juga dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak sejauh 30 meter, kemudian korban terakhir atas nama I ditemukan pada pukul 16.30 Wib sejauh kurang lebih 36 meter” papar Manca.
Sebagaimana berita sebelumnya, musibah tenggelamnya 3 orang tersebut terjadi pada, Sabtu 23 Juli 2022 sekira pukul 14.10 Wib. Informasi ini didapat oleh pihak komunikasi Basarnas Jambi dari Ketua RT 02 Kasang yang menyatakan bahwa telah terjadi kondisi membahayakan manusia sejumlah 3 orang karena tenggelam di Sungai Tembuku Desa Sijenjang, Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi
Menurut Kepala Kantor Basarnas Jambi, Kornelis mengatakan : “Pihaknya telah menerima informasi bahwa benar terdapat 3 orang tenggelam dengan inisial I (12 thn), R (11 thn) dan NN (11 thn ) dengan jenis kelamin laki laki kesemuanya, musibah ini diperkirakan terjadi pada pukul 11.00 Wib. Sementara untuk kronologisnya, saat itu ada 11 orang yang sedang berenang di Sungai Tembuku dan 3 diantaranya terbawa arus dan tenggelam.” papar Kornelis.
Mendapati informasi tersebut, pada pukul 14.20 Wib, Basarnaa Provinsi Jambi segera memberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan yang diperlukan, seperti rescue truck, peralatan sonar underwater, aqua eye, peralatan selam dan peralatan medis, serta peralatan komunikasi.
Diakhir penjelasan, Manca menegaskan, setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, Tim SAR Gabungan Operasi SAR, dinyatakan ditutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing masing. (rls)
