DAERAHPERISTIWA

Tiga Kilometer dari Lokasi Kejadian, Bawi Ditemukan Tak Bernyawa, Operasi SAR Batang Asai Berakhir

Sarolangun, Mediator

Harapan keluarga untuk menemukan Bawi (70) dalam keadaan selamat akhirnya pupus. Setelah terseret derasnya arus Sungai Batang Asai, warga lanjut usia tersebut ditemukan Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (31/10/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 09.10 WIB, berjarak kurang lebih tiga kilometer dari lokasi awal kejadian di Desa Pulau Salak Baru, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun.

Sebelumnya, Bawi dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Batang Asai yang meluap dan deras pada Jumat (30/10/2026). Peristiwa tersebut langsung memicu upaya pencarian oleh tim gabungan.

Sejak Sabtu pagi, Basarnas Jambi melalui Pos SAR Bungo bersama BPBD Sarolangun, Polsek Batang Asai, SAR MTA, dan masyarakat setempat kembali melakukan pencarian.

Sebelum operasi dimulai, seluruh personel mengikuti briefing dan dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area penyisiran.

SRU 1 yang terdiri dari personel Pos SAR Bungo menyisir sisi kanan sungai sejauh tujuh kilometer ke arah hilir. Sementara SRU 2 yang melibatkan BPBD Sarolangun dan Polsek Batang Asai melakukan penyisiran di sisi kiri sungai sejauh 10 kilometer.

Adapun SRU 3 yang melibatkan masyarakat melakukan pemantauan di sekitar lokasi kejadian.

Upaya pencarian yang dilakukan dengan menyusuri aliran sungai akhirnya membuahkan hasil. Namun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Bawi kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi diakhiri. Pada pukul 11.05 WIB, Tim SAR Gabungan menggelar briefing penutupan dan mengusulkan penghentian operasi SAR. Seluruh personel yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, yakni Pos SAR Bungo, BPBD Sarolangun, Polsek Batang Asai, SAR MTA, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung proses pencarian, tim mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya kendaraan penyelamat, perahu LCR, perlengkapan penyelamatan di air (water rescue), peralatan selam, medis, komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama serta berupaya maksimal dalam pencarian korban.

Dengan ditemukannya Bawi, operasi SAR di Sungai Batang Asai dinyatakan selesai. Meski pencarian berakhir, peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. (tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *