DAERAHPEMBANGUNAN

TPK Hotel Berbintang di Februari 2022, Menurun

Jambi, Mediator

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Bulan Februari 2022 sebesar 36,38 persen, atau lebih rendah dibanding TPK bulan sebelumnya yang sebesar 37,88 persen.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, dalam pers rilis yang digelar secara online, beberapa waktu lalu, di Jambi.

Agus menjelaskan, menurut kelasnya, TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) sebesar 40,18 persen dan terendah pada hotel bintang 2 (dua) sebesar 24,60 persen. Kenaikan TPK hotel bintang pada Februari 2022 dibanding Februari 2021 terjadi pada kelompok hotel bintang 1 (satu) dan hotel bintang 3 (tiga).

“Perkembangan TPK selama setahun yang lalu, tertinggi adalah TPK gabungan hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) bulan Desember 2021 sebesar 69,32 persen. Sedangkan terendah hotel bintang 1 (satu) pada bulan Mei 2021 sebesar 9,54 persen,” ujarnya.

Ia menuturkan, jumlah tamu yang menginap di seluruh hotel bintang Bulan Februari 2022 sebanyak 34.406 orang. Jumlah tamu nusantara sebanyak 34.356 orang, yang terdiri dari 2.302 orang menginap di hotel bintang 1 (satu), 3.793 orang menginap di hotel bintang 2 (dua), 17.435 orang menginap di hotel bintang 3 (tiga), 10.826 orang menginap di hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima). Tamu mancanegara sebanyak 50 orang, yang menginap di hotel bintabf 2 (dua) sebanyak 2 tamu, hotel bintang 3 (tiga) sebanyak 8 tamu asing, hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) sebanyak 40 tamu.

“Rasio tamu mancanegara terhadap tamu nusantara bulan Februari 2022 mencapai 0,001 artinya bahwa dari 1000 tamu yang menginap di hotel bintang terdapat 1 tamu yang berasal dari mancanegara,” ujarnya.

Agus juga mengatakan, oada Bulan Februari 2022 rata-rata lama menginap tamu mancanegara dan tamu nusantara tertinggi ada pada bintang 4 (empat) dan bintang 5 (lima) sebesar 1,54 dan terendah di hotel bintang 2 (dua) dan 3 (tiga) yaitu sebesar 1,17.

“Dibandingkan Januari 2022, rata-rata lama menginap hotel bintang 1 (satu), hotel bintang 2 (dua), hotel bintang 3 (tiga), serta hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) mengalami penurunan,” pungkasnya. (izt)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *