Triwulan 1-2023, Ekonomi Provinsi Jambi Tumbuh 5 Persen
Jambi, Mediator
Ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan I-2023, dibanding triwulan I-2022 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,00 persen. Pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh sebesar 14,15 persen.
Kepala Badan Pusat Statistis (BPS) Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, dalam rilis
Pertumbuhan Ekonomi dan Keadaan Keternagakerjaan yang dilaksanakan secara hybrid, bertempat di aula BPS Provinsi Jambi, Jumat (05/05/2023), mengungkap, tingginya pertumbuhan lapangan usaha tersebut didorong oleh meningkatnya aktivitas pengangkutan komoditas unggulan Provinsi Jambi.
“Lapangan usaha berikutnya yang tumbuh tinggi adalah Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,09 persen; Jasa Perusahaan sebesar 9,87 persen; Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,61 persen; serta Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan sepeda motor sebesar 8,86 persen,” ujarnya.
Sementara itu terdapat beberapa lapangan usaha pertumbuhannya terkontraksi pada periode ini.
“Kontraksi terdalam terjadi pada Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 9,59 persen; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 8,73 persen; dan Jasa Pendidikan sebesar 7,57 persen,” sebutnya.
Agus menyebut, struktur PDRB Provinsi Jambi menurut lapangan usaha atas dasar berlaku triwulan I-2023 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.
“Perekonomian Provinsi Jambi masih didominasi oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 30,90 persen; diikuti Pertambangan dan Penggalian sebesar 18,82 persen; Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 12,69 persen; dan Industri Pengolahan sebesar 9,59 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Provinsi Jambi lebih dari 70 persen,” jelasnya.
Sementara itu, pada triwulan I-2023, Provinsi Kepulauan Riau mengalami pertumbuhan (y-on-y) tertinggi, yaitu sebesar 6,51 persen, diikuti oleh Provinsi Sumatera Selatan sebesar 5,11 persen serta Provinsi Jambi sebesar 5,00 persen. Sementara itu, provinsi lainnya berada pada pertumbuhan di bawah 5 persen.
Secara spasial, struktur perekonomian Sumatera pada triwulan I-2023 masih didominasi oleh provinsi lumbung energi. Tiga Provinsi dengan kontribusi terbesar adalah Provinsi Sumatera Utara sebesar 23,16 persen, Provinsi Riau dengan kontribusi sebesar 23,05 persen, dan Sumatera Selatan sebesar 13,89 persen.
“Provinsi Jambi bila dilihat dari distribusinya terhadap PDRB Sumatera berada pada peringkat tujuh dengan share sebesar 6,48 persen,” pungkasnya.
(izt)
