Warga RT 04 Wijaya Pura Desak Lurah Ubaidillah Segera Tindaklanjuti Hasil Voting RT
Jambi, Mediator
Ketegangan di RT 04, Kelurahan Wijaya Pura, Kota Jambi, belum mereda. Sejumlah warga mendesak Lurah Wijaya Pura, Ubaidillah, S.Ko.M, untuk segera mengambil keputusan terkait polemik internal kepengurusan RT setempat.
Desakan itu disampaikan MS, salah satu warga RT 04. Menurut MS, konflik yang berlangsung sejak Jumat (20/6/2026) belum menemukan titik temu karena belum ada keputusan resmi dari pihak kelurahan.
“Seharusnya agenda mediasi awal hanya untuk Ketua RT dan Bendahara RT 04. Tapi pada pelaksanaannya, kelompok warga pelapor juga diikutsertakan. Kami khawatir prosesnya jadi tidak netral,” ujar MS.
MS juga menyoroti dugaan pelanggaran etika saat mediasi berlangsung. Ia menyebut Lurah Ubaidillah terlihat menerima jamuan makan dari pihak pelapor di tengah proses yang belum selesai. “Bagaimana mungkin seorang pemimpin bisa objektif jika di tengah konflik, ia justru makan bersama salah satu pihak yang bersengketa,” katanya.
Selain itu, MS menilai pihak kelurahan kurang melakukan verifikasi data sebelum meneruskan laporan ke tingkat kecamatan. “Laporan yang bukan kesalahan RT langsung diteruskan. Saat diminta kejelasan, jawabannya berputar-putar dan diarahkan ke kecamatan serta DPMPPA,” ujarnya.
Sebagai jalan keluar, warga dan pihak kecamatan sebelumnya telah menggelar forum dan melakukan voting untuk menentukan kepercayaan terhadap Ketua RT 04. Berdasarkan penuturan MS, 47 dari 60 kepala keluarga menyatakan tetap percaya kepada Ketua RT.
“Mayoritas warga masih menginginkan Pak RT lanjut. Tapi sampai sekarang belum ada keputusan resmi dari kelurahan yang mengakomodir hasil itu. Kondisi ini membuat RT 04 jadi tidak kondusif,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Lurah Wijaya Pura, Ubaidillah, S.Ko.M, belum membuahkan hasil. Pihak kelurahan belum dapat memberikan keterangan resmi terkait tudingan prosedural, netralitas, maupun tindak lanjut hasil voting.
Warga RT 04 berharap pemerintah kecamatan dan kelurahan segera bersikap tegas dan transparan agar situasi sosial di wilayah mereka kembali kondusif.(ion)
