1 Anggota Basarnas Dikabarkan Hilang Saat Mencari Warga Hanyut
Kerinci, Mediator
Akibat perahu bocor karena diduga menghantam batu saat melakukan pencarian warga penambang emas yang hanyut di Sungai Penetai Kecamatan Batang Merangin, Kerinci, Jambi, Jumat (11/1/2024), 5 orang Tim Basarnas dikabarkan hanyut, 4 berhasil selamat, 1 orang lagi belum ditemukan.
Data yang diperoleh, Tim Basarnas Posko Kerinci-Sungaipenuh melakukan pencarian warga yang hanyut di Sungai Penetai, pada Pukul 11.00 Pagi Tim Basarnas sebanyak 5 orang menyisir ke Sungai Penetai Dimana lokasinya warga Kota Sungai Penuh.
Lutfhi dari Basarnas Jambi, mengaku belum ada menerima laporan dari Basarnas Kerinci-Sungaipenuh. “Belum ada laporan, nanti saya coba mencari infonya dulu, dari informasi yang diterima korban bernama Agus.” katanya.
Sebagaimana berita sebelumnya Edi Suparman (35), warga Koto Dua, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungaipenuh, hanyut di Sungai Pemetai. Edi dan beberapa rekannya pergi ke Sungai Pemetai untuk menambang emas, Rabu pagi, 10 Januari 2024. Naas, Jumat malam Edi hanyut saat menyeberang sungai. Hingga Sabtu pagi, 13 Januari 2024, Edi belum juga ditemukan.
Lokasi kejadian diperkirakan 8 jam perjalanan dari Desa Muara Emat karena berada di tengah hutan rimba. Lokasi masuk wilayah kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). (tsa)
