DAERAH

4 Hari Tenggelam, Bocah 8 Tahun Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa 9,8 KM dari Titik Hilang

Sarolangun, Mediator

Setelah 4 hari berpacu dengan waktu dan arus, perjuangan Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Muhammad Fajri Setiawan, 8 tahun, bocah yang hilang terseret Sungai Tembesi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (6/7/2026) siang.

Jenazah korban ditemukan mengapung sekitar 9,8 kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang di Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Petaka itu terjadi Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Fajri tengah mandi bersama teman-temannya di aliran Sungai Tembesi. Dalam hitungan detik, tubuh kecil itu terseret arus deras dan hilang di bawah permukaan air.

Pencarian awal sempat dilakukan Polsek Pauh bersama warga. Namun hingga malam, sungai belum mau “mengembalikan” korban. Laporan resmi baru diteruskan Damkar Pauh melalui Bapak Aan ke Pos SAR Bungo pada Jumat (3/7/2026) pagi.

Menerima laporan, 7 personel Rescue Pos SAR Bungo langsung tancap gas. Mereka menempuh perjalanan 198 kilometer menuju titik kejadian dengan membawa perahu karet, peralatan selam, dan medis.

Memasuki hari keempat, operasi diperluas. Tim dibagi menjadi 3 Search and Rescue Unit. SRU 1 Pos SAR Bungo dan SRU 2 BPBD Sarolangun menyisir hilir sungai sejauh 12 kilometer menggunakan LCR. Sementara SRU 3 Damkar Pauh fokus memantau di sekitar Location Known Point dan melakukan penyisiran dengan jarak yang sama.

Di bawah langit berawan dan arus yang masih ganas, penyisiran terus dilakukan tanpa henti.

Hingga akhirnya, Senin siang, doa dan kerja keras tim terjawab. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi tidak bernyawa, tepat 9,8 KM dari tempat ia terakhir terlihat.

Jenazah segera dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga di rumah duka untuk disemayamkan.

Keberhasilan ini adalah buah kerja kolektif. Operasi melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bungo, Damkar Sarolangun, Polsek Pauh, Babinsa, BPBD Sarolangun, dan masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir sungai selama 4 hari.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur kembali ke kesatuan masing-masing.

Kepala Pos SAR Bungo menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.(tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *