Pantauan Harga Sembako 6 Juli 2026: Perbandingan Stabilitas Harga di Pasar Angso Duo dan Pasar Talang Banjar
Jambi, Mediator
Menjelang pertengahan tahun 2026, dinamika harga bahan pokok (sembako) di Kota Jambi tetap menjadi perhatian utama masyarakat. Berdasarkan pemantauan data dari Sistem Informasi Harga Komoditas (Siharko) Kota Jambi per hari ini, Senin (6/7/2026), terlihat adanya perbedaan pola stabilitas harga antara dua pasar tradisional terbesar, yakni Pasar Angso Duo dan Pasar Rakyat Talang Banjar.
Secara umum, pasokan bahan pokok di kedua pasar tersebut terpantau aman. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, khususnya pada kelompok cabai dan bawang, sementara komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng cenderung stabil di kedua lokasi.
Komoditas Cabai Masih Menjadi Sorotan
Di Pasar Angso Duo, harga cabai merah masih berada di level yang cukup tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Data menunjukkan harga Cabai Merah Besar dan Cabai Merah Kecil sama-sama dibanderol seharga Rp26.000 per kilogram. Angka ini mencerminkan kenaikan sekitar 3,85% dari periode sebelumnya.
Sementara itu, pantauan di Pasar Rakyat Talang Banjar menunjukkan tren yang sedikit berbeda. Meskipun data spesifik per komoditas individual untuk Talang Banjar dalam sistem terpusat sering kali mengikuti rata-rata kota, secara lapangan pedagang di Talang Banjar melaporkan bahwa harga cabai rawit hijau terpantau lebih kompetitif di angka Rp44.000 per kilogram, sejalan dengan rata-rata kota, namun ketersediaan stoknya dinilai lebih lancar karena dekat dengan area distribusi petani lokal di wilayah timur kota.
Untuk Cabai Rawit Merah, kedua pasar mencatatkan harga yang relatif sama di kisaran Rp60.000 per kilogram, menandakan bahwa fluktuasi untuk jenis cabai ini lebih dipengaruhi oleh faktor cuaca nasional daripada dinamika pasar lokal semata.
Beras dan Minyak Goreng: Stabil di Dua Pasar
Salah satu kabar baik bagi ibu rumah tangga adalah stabilitas harga beras. Di Pasar Angso Duo, berbagai merek beras premium seperti Beras Naruto, Beras Anggur, dan Beras Tiga Kartu konsisten dijual seharga Rp15.400 per kilogram. Hal serupa juga terpantau di Pasar Talang Banjar, di mana harga beras medium hingga premium tidak mengalami gejolak signifikan, menjaga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Komoditas lain yang stabil adalah minyak goreng. Baik di Angso Duo maupun Talang Banjar, harga Minyak Goreng Curah dan Minyak Kemasan Premium terpantau solid di angka Rp20.000. Kestabilan ini diduga kuat berkat pengawasan distribusi yang ketat oleh Dinas Perdagangan Kota Jambi.
Perbandingan Harga Bawang dan Protein Hewani
Terdapat perbedaan tipis pada harga bumbu dapur lainnya. Bawang Merah di kedua pasar dilaporkan stabil di angka Rp30.000 per kilogram, sedangkan Bawang Putih berada di kisaran Rp36.000 per kilogram.
Untuk protein hewani, Daging Sapi Murni di kedua pasar tradisional ini masih bertengger di angka Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, Ayam Broiler ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp33.000 per kilogram, dan Telur Ayam Ras stabil di Rp1.500 per butir.
Analisis Perbedaan Karakter Pasar
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menyatakan bahwa meskipun secara data digital Siharko menunjukkan angka yang seragam, karakter kedua pasar ini berbeda. Pasar Angso Duo sebagai pusat grosir cenderung memiliki variasi merek yang lebih lengkap, terutama untuk produk kemasan seperti tepung terigu dan minyak goreng merk tertentu. Sedangkan Pasar Talang Banjar memiliki keunggulan dalam kecepatan distribusi produk segar seperti sayuran daun dan cabai rawit akibat kedekatannya dengan jalur masuk dari kabupaten tetangga.
“Masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhan. Jika mencari variasi merek beras atau barang kemasan, Angso Duo sangat lengkap. Namun untuk kebutuhan harian segar dengan akses yang lebih cepat bagi warga kawasan timur, Talang Banjar menjadi pilihan utama dengan harga yang tidak kalah bersaing,” ujar perwakilan dinas dalam rilisnya.
Himbauan Transparansi Harga
Pemerintah Kota Jambi melalui portal Siharko terus mengimbau kepada seluruh pedagang di kedua pasar tersebut untuk memasang label harga secara jelas. Dengan adanya pembandingan data secara real-time seperti ini, diharapkan masyarakat dapat berbelanja dengan lebih cerdas dan tidak terjebak oleh permainan harga di tingkat eceran.
Hingga saat ini, inflasi di Kota Jambi masih terkendali berkat stabilitas sebagian besar komoditas pokok, meski kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga cabai menjelang musim hujan tetap perlu diperhatikan. (*)
Sumber Data: Sistem Informasi Harga Komoditas (Siharko) Kota Jambi. Tanggal Pemantauan: 6 Juli 2026
