DAERAHOLAHRAGA

73 Pesilat HIMSSI GP Jakarta Ditempa di Cibubur, Tak Sekadar Naik Tingkat tetapi Membentuk Karakter

Jakarta Timur, Mediator

Sebanyak 73 pesilat muda mengikuti Ujian Pemantapan Pelatih dan Ujian Kenaikan Tingkat HIMSSI GP Jakarta yang digelar selama dua hari di kawasan Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan teknik, ketahanan fisik, serta penguasaan jurus para peserta, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai luhur pencak silat.

Di tengah suasana alam Bumi Perkemahan Cibubur, para peserta menjalani rangkaian latihan dan ujian dengan penuh disiplin. Keteguhan kuda-kuda, gerakan jurus, hingga konsentrasi peserta menjadi gambaran proses penggemblengan yang menuntut kesiapan fisik sekaligus mental.
Kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya Pengurus Besar HIMSSI GP yang dipimpin langsung oleh H. M. Akib, M.Si. Kehadiran jajaran pengurus dan para sesepuh memberikan motivasi sekaligus penguatan nilai-nilai keilmuan serta filosofi pencak silat kepada para peserta.

Bagi HIMSSI GP Jakarta, ujian kenaikan tingkat bukan semata-mata tentang pencapaian tingkatan dalam ilmu bela diri. Lebih dari itu, proses tersebut diarahkan untuk membentuk pesilat yang memiliki disiplin, tanggung jawab, etika, serta mampu menjunjung tinggi persaudaraan.

Orang Tua Dilibatkan dalam Pembentukan Karakter
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan ruang temu wicara yang melibatkan para orang tua peserta. Forum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara keluarga, organisasi, dan para pesilat dalam mendukung proses pembinaan generasi muda.

Kegiatan ini turut menghadirkan Ketua IPSI Jakarta Timur H. Porseda Risman, S.E., M.B.A. serta Ketua Pengda HIMSSI GP Kak Jusairi, S.H., M.H.
Kehadiran para orang tua dinilai memiliki arti penting dalam perjalanan seorang pesilat. Dukungan dan restu keluarga menjadi salah satu fondasi yang dapat memperkuat motivasi peserta dalam menjalani proses latihan sekaligus membangun karakter di luar arena.
Ketua Pelaksana, Bagus Darmawan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, agenda pemantapan pelatih dan kenaikan tingkat merupakan bagian dari proses menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam olahraga pencak silat, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama pembinaan bukan hanya melahirkan pesilat yang tangguh saat berada di arena, melainkan juga generasi yang mampu menjaga adab, memiliki karakter kuat, serta menjadikan persaudaraan sebagai bagian penting dalam kehidupan.
Semangat tersebut terangkum dalam seloka “Bersatu, Berlatih, Berprestasi, dan Menjunjung Tinggi Persaudaraan.”

Melalui kegiatan di Cibubur, HIMSSI GP Jakarta kembali menunjukkan bahwa pencak silat tidak berhenti pada penguasaan jurus dan kemampuan mempertahankan diri. Di balik setiap gerakan terdapat proses panjang untuk menempa kedisiplinan, mental, etika, dan budi pekerti.

Bagi para peserta, ujian selama dua hari itu bukan sekadar perjalanan menuju tingkatan baru. Lebih dari itu, menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk memahami makna seorang pesilat: kuat dalam raga, teguh dalam jiwa, rendah hati dalam sikap, dan menjunjung tinggi persaudaraan.(ion)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *