Si Jago Merah Mengamuk, Apotek dan Toko Jadi Arang
Muaro Jambi, Mediator
Asap hitam pekat membumbung tinggi dari kawasan Simpang Tiga Tempino, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa siang 16/6/2026.
Dua tempat usaha yang bersebelahan, Apotek Gian dan Toko Manisan Wak Lapuk, dilalap si jago merah sekitar pukul 12.30 WIB.
Peristiwa itu membuat panik warga dan pengguna jalan yang melintas di jalur padat tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, api diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas dari salah satu bangunan. Dalam hitungan menit, api membesar dan melumat kedua bangunan yang berdempetan.
Warga dan petugas setempat bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi. Beruntung, Tim Pemadam Kebakaran Pertamina bergerak cepat ke lokasi kejadian. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 13.45 WIB sebelum menjalar ke ruko dan rumah warga lain di sampingnya.
“Kalau telat 15 menit lagi, bisa habis sebaris ruko ini. Untung Damkar Pertamina cepat datang,” ujar Hendri, 42, warga yang ikut membantu pemadaman.
Usai api padam, proses pendinginan langsung dilakukan petugas hingga sore hari untuk memastikan tidak ada bara tersembunyi yang dapat memicu kebakaran susulan. Meski bangunan dan isinya hangus, kejadian ini dipastikan tidak menelan korban jiwa. Total kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pemilik dan pihak berwenang.
Kapolsek Mestong, AKP Rudi Hartono, saat dikonfirmasi terpisah menyatakan pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara. “Penyebab pasti masih diselidiki. Tim Inafis sudah turun. Untuk sementara kami belum bisa simpulkan, tapi dugaan awal memang dari tabung gas,” katanya.
Tabung Gas Masih Jadi Pemicu Dominan Kebakaran di Jambi
Kejadian di Tempino ini menambah daftar panjang kebakaran yang dipicu tabung gas di wilayah Jambi. Pada 3 Maret 2026 lalu, kasus serupa terjadi di Pasar Angso Duo Kota Jambi. Saat itu, sebuah warung makan ludes terbakar akibat regulator tabung gas yang bocor, dan api hampir merembet ke 4 kios di sebelahnya.
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muaro Jambi mencatat, sepanjang Januari–Mei 2026 telah terjadi 11 kasus kebakaran. Dari jumlah itu, 6 kasus atau lebih dari 50% disebabkan oleh kebocoran gas dan korsleting listrik pada perangkat dapur.
Menanggapi kejadian berulang ini, warga sekitar mengacungi jempol respons cepat Damkar Pertamina. Keberhasilan melokalisir api dinilai krusial mengingat kawasan Simpang Tiga Tempino merupakan pusat aktivitas ekonomi dengan bangunan yang rapat dan padat lalu lintas. (*)
