DAERAHEKONOMIPEMBANGUNAN

Sensus Ekonomi 2026, BPS Petakan Kekuatan Ekonomi dan Potensi Usaha Daerah

Jambi, Mediator

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Provinsi Jambi telah berjalan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mulai melakukan pendataan terhadap pelaku usaha di berbagai wilayah untuk memperoleh gambaran terbaru mengenai struktur ekonomi daerah.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional yang bertujuan memetakan kondisi dunia usaha, karakteristik pelaku ekonomi, serta perkembangan berbagai sektor usaha di Indonesia, termasuk Provinsi Jambi.

Melalui pendataan ini, BPS akan menghimpun informasi mengenai jumlah usaha, skala usaha, lapangan usaha, karakteristik kegiatan ekonomi, hingga kondisi sosial ekonomi yang berkaitan dengan aktivitas usaha masyarakat.

Data hasil SE2026 nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran, baik dalam pengembangan investasi, pemberdayaan UMKM, maupun penguatan sektor ekonomi unggulan daerah.

BPS Kerahkan Ribuan Petugas untuk Pendataan Ekonomi Jambi

Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha menjelaskan bahwa pelaksanaan SE2026 melibatkan ribuan petugas yang akan melakukan pendataan secara langsung kepada pelaku usaha di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

BPS Provinsi Jambi mengerahkan sebanyak 3.462 petugas lapangan untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal. Petugas tersebut akan melakukan pendataan usaha hingga tingkat bawah, termasuk usaha mikro, kecil, menengah (UMKM), hingga usaha berskala besar.

Aidil menjelaskan bahwa pendataan ini bertujuan membangun direktori usaha yang lebih lengkap dan akurat sebagai gambaran struktur ekonomi daerah.

“Data yang dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi akan menjadi dasar untuk melihat populasi usaha, skala usaha, serta karakteristik kegiatan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujar Aidil Adha.

Ia memastikan petugas yang melakukan pendataan dilengkapi dengan identitas resmi, seperti rompi dan surat tugas. BPS juga menjamin kerahasiaan data yang diberikan masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan.

Data Akurat Jadi Fondasi Kebijakan Ekonomi

Pelaksanaan SE2026 berlangsung ketika perekonomian Jambi terus mengalami perkembangan. Pemerintah daerah membutuhkan data terbaru untuk mengetahui sektor mana yang menjadi penggerak utama ekonomi serta menentukan strategi pengembangan ke depan.

Data ekonomi yang akurat menjadi semakin penting karena perubahan struktur usaha berlangsung cepat, terutama setelah meningkatnya aktivitas perdagangan digital, perkembangan UMKM, serta perubahan pola konsumsi masyarakat.
Dengan adanya hasil Sensus Ekonomi 2026, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai:
• jumlah dan karakteristik pelaku usaha;
• sektor ekonomi yang berkembang;
• kebutuhan pengembangan usaha;
• peluang investasi daerah;
• tantangan yang dihadapi dunia usaha.

Menentukan Arah Ekonomi Jambi ke Depan

Pendataan SE2026 menjadi momentum penting bagi Provinsi Jambi untuk memperoleh peta ekonomi terbaru setelah satu dekade sejak pelaksanaan Sensus Ekonomi sebelumnya.

Hasil sensus nantinya diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kekuatan ekonomi daerah, sekaligus menjadi acuan dalam meningkatkan daya saing usaha lokal.

Di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis, ketersediaan data berkualitas menjadi faktor penting agar kebijakan pembangunan tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap dapat menyusun strategi ekonomi yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan usaha, memperkuat UMKM, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi. (tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *