DAERAHOLAHRAGA

KONI Jambi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Targetkan Masuk 10 Besar PON 2028

Jambi, Mediator

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menggelar Coffee Morning bertema “Mempererat Sinergi KONI Provinsi Jambi dan Insan Pers untuk Kemajuan Olahraga Provinsi Jambi” pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara KONI dan media sekaligus memaparkan program strategis pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AKBP Mat Sanusi, S.Pd., M.Si., mengatakan sinergi dengan insan pers memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan olahraga daerah. Menurutnya, media menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi, membangun semangat atlet, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perkembangan olahraga di Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Mat Sanusi menjelaskan bahwa KONI Jambi akan memulai Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) pada awal Agustus 2026 sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi babak kualifikasi PON 2028. Program tersebut akan berlangsung hingga akhir tahun dengan fokus meningkatkan kualitas atlet agar mampu meraih tiket menuju ajang nasional.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan olahraga Jambi. Target kami pada PON 2028 adalah mampu menembus 10 besar nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi PON Aceh-Sumut 2024, daerah yang mampu menembus 10 besar rata-rata mengumpulkan sekitar 22 medali emas. Karena itu, pembinaan atlet dilakukan lebih terukur melalui seleksi berbasis tes fisik, kemampuan teknik, kesehatan, hingga kesiapan mental.

Selain Pelatda, KONI Provinsi Jambi juga tengah menyiapkan Bank Data Olahraga yang akan menghimpun data atlet, pelatih, sarana dan prasarana, serta rekam jejak prestasi olahraga dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Sistem tersebut diharapkan menjadi pusat data terpadu guna mendukung pembinaan olahraga yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Mat Sanusi menegaskan, proses seleksi atlet akan mengedepankan prestasi dan kompetensi tanpa adanya praktik titipan maupun intervensi pihak tertentu. Menurutnya, atlet yang dikirim mewakili Jambi harus benar-benar merupakan atlet terbaik hasil pembinaan.

KONI Jambi juga menetapkan sejumlah cabang olahraga unggulan yang diproyeksikan menjadi penyumbang medali pada PON 2028, di antaranya dayung, angkat besi, angkat berat, senam, serta beberapa cabang potensial lainnya. Untuk mendukung pembinaan, KONI berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor, guna melengkapi kebutuhan sarana dan prasarana latihan.

Selain fokus pada persiapan PON, Jambi juga dijadwalkan mengikuti Pekan Olahraga Bela Diri di Manado pada Oktober 2026 dengan mengirimkan atlet dari enam cabang olahraga, yakni MMA, Muay Thai, Kickboxing, Tinju, Anggar, dan Wushu.

Menutup kegiatan, Mat Sanusi mengajak seluruh insan pers di Provinsi Jambi untuk terus mendukung kemajuan olahraga melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan membangun.

“Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk media, agar semangat atlet terus tumbuh dan prestasi olahraga Jambi semakin meningkat di tingkat nasional,” pungkasnya. (tsa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *