Harga Cabai Turun, Kota Jambi Alami Deflasi 0,16 Persen
Jambi, Mediator
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis, Oktober 2022, Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,16 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,63 dan Kota Muara Bungo deflasi sebesar 1,14 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,44.
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, M.Stat, dalam pers rilisnya di kantor BPS Provinsi Jambi, Selasa (01/11/2022) .
Ia menyebutkan, Deflasi Kota Jambi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 1,10 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,04 persen; dan kelompok Kesehatan sebesar 0,49 persen
Agus mengatakan, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi bulan Oktober 2022 antara lain: cabai merah sebesar 0,2688 persen; telur ayam ras sebesar 0,0397 persen; daging sapi sebesar 0,0364 persen; cabai hijau sebesar 0,0277 persen; cabai rawit sebesar 0,0265 persen; daging ayam ras sebesar 0,0218 persen; ikan lambak sebesar 0,0122 persen; kol putih/kubis sebesar 0,0117 persen; pipa sebesar 0,0109 persen; dan ikan asin teri sebesar 0,0095 persen.
Hal serupa terjadi pada deflasi Kota Muara Bungo yang juga disebabkan oleh penurunan indeks harga pada dua kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 4,09 persen; dan kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,07 persen.
Komoditas utama yang memberikan andil terhadap deflasi Kota Muara Bungo Bulan Oktober 2022, antara lain: cabai merah sebesar 1,3170 persen; daging ayam ras sebesar 0,0903 persen; telur ayam ras sebesar 0,0790 persen; ikan serai sebesar 0,0444 persen; cabai rawit sebesar 0,0362 persen; petai sebesar 0,0273 persen; ayam hidup sebesar 0,0213 persen; jengkol sebesar 0,0159 persen; jeruk sebesar 0,0140 persen, dan kentang sebesar 0,0115 persen.
Pada Oktober 2022, Inflasi Year on Year (yoy) Kota Jambi sebesar 7,17 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 6,45 persen. Tingkat inflasi Year to Date (ytd) Kota Jambi sebesar 6,14 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 5,34 persen.
Inflasi gabungan Kota Jambi dan Kota Muara Bungo pada Oktober 2022 sebesar minus 0,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,50.
“Tingkat inflasi Year on Year (yoy) dan Year to Date (ytd) gabungan dua kota IHK pada bulan ini masing-masing sebesar 7,10 persen dan 6,05 persen,” ujar Agus.
Sementara itu, 24 kota IHK di Sumatera, 22 Kota mengalami deflasi dan dua Kota inflasi. Deflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Gunung Sitoli sebesar 1,48 persen dengan IHK sebesar 113,05 dan terendah di Kota Batam sebesar 0,04 persen dengan IHK sebesar 112,56.
Dari 90 kota IHK se-Indonesia, sebanyak 29 Kota mengalami inflasi dan 61 Kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 0,76 persen dengan IHK sebesar 114,84, sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Gunung Sitoli sebesar 1,48 persen dengan IHK sebesar 113,05.
Secara nasional, inflasi Year on Year (yoy) tertinggi terjadi di Kota Tanjung Selor sebesar 9,11 persen dengan IHK sebesar 112,73 dan terendah terjadi di Kota Ternate sebesar 3,32 persen dengan IHK sebesar 110,75.
(izt)
