Bang El Nahkodai TJSLBU Provinsi Jambi Masa Bakti 2022-2027
• Aklamasi Terpilih dalam Musda II TJSLBU
Jambi, Mediator
Direktur Utama Bank Jambi, Dr H Yunsak El Halcon SH, MSI, yang akrab disapa Bang El secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Jambi Masa Bakti 2022-2027.
Bang El, dalam sambutannya melalui virtual menyatakan kesiapannya bersama-sama untuk membangun Forum TJSLBU Provinsi Jambi lebih eksis lagi dan lebih berkontribusi bagi Provinsi Jambi, khususnya untuk membangun wilayah barat Provinsi Jambi.
Ke depan, Bang El akan melakukan sinkronisasi program Forum TJSLBU Provinsi Jambi dengan program-program yang dimiliki Gubernur, Walikota/Bupati.
“Program yang kita miliki harus langsung menyentuh masyarakat, kalau kita bersama pasti Allah Subhanahu Wa Ta’ala meridhoi. Saya yakin yang tergabung dalam forum ini adalah orang-orang pintar. Untuk kepengurusan akan disusun dengan baik dan bisa saling berkolaborasi dan sinergi,” ujarnya.
Musyawarah Daerah (Musda) II Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBUCSR) Provinsi Jambi Tahun 2022, diselenggarakan di Hotel Swiss-bellhotel Jambi, Kamis (10/3/2022).
Acara yang turut dihadiri oleh Kepala OPD Pemerintah Provinsi Jambi, Para Direktur Badan Usaha di Provinsi Jambi, Ketua Panitia Pelaksana Musda II beserta Anggota peserta Musyawarah Daerah dan tamu undangan lainnya ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Jambi, Al-Haris.
Ketua Panitia Pelaksana Musda II Forum TJSLBU yang juga Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi, Arief Munandar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan mengingat tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah komitmen badan usaha untuk berperan serta dalam pembangunan sosial berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi badan usaha sendiri, komunitas setempat maupun masyarakat pada umumnya.
Lanjut Arief Munandar, maksud dan tujuan pelaksanaan musyawarah daerah Forum TJSLBU Provinsi Jambi tahun 2002 ini adalah agar terbentuknya kepengurusan forum TJSLBU masa bakti 2022-2027.
“Dengan adanya kegiatan pelaksanaan musda forum TJSLBU tahun 2022 ini diharapkan sinergi program dan kegiatan antara Pemprov, Kabupaten/kota dan dunia usaha untuk kesejahteraan sosial masyarakat di kabupaten kota, sehingga kegiatan dapat saling melengkapi dan tidak tumpang tindih, dan juga diharapkan dapat memotivasi badan usaha implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan menjadi pemersatu dalam keberagaman kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, serta agar terbangunnya kesepahaman dan kemitraan dengan badan usaha dan masyarakat” harap Arief Munandar.
Gubernur Jambi, Al-Haris dalam mengawali sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan para Direktur Badan Usaha sebagai mitra Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi dalam Musyawarah Daerah II Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Provinsi Jambi Tahun 2022.
Al Haris mengatakan, seiring berjalannya waktu, semakin banyak perusahaan di Provinsi Jambi yang memiliki kepedulian akan kesejahteraan sosial masyarakat daerah Provinsi Jambi, semakin banyak pula perusahaan yang memenuhi tanggung jawab sosialnya atau yang biasa disebut dengan Corporate Social Responsibility (CSR) yang tergabung dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Jambi.
“Oleh karena itu, melalui Musyawarah Daerah ini, berbagai badan usaha berkumpul, bersilaturahmi, saling bertukar pikiran dalam mewujudkan sinergitas kemitraan program kerja yang selaras dan serasi bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dengan tujuan untuk kesejahteraan sosial, serta pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan daerah berkelanjutan. Selaraskan langkah bersama demi mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat Provinsi Jambi,” beber Al-Haris.
Melalui MUSDA II ini, Al-Haris berharap kepengurusan yang baru dapat segera membuat program kegiatan untuk 5 (lima) tahun kedepan dengan memperhatikan unsur Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman), dan juga berdasarkan potensi, sumber daya, kemampuan, dan kebutuhan forum dengan mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan. (lbs)
