DAERAH

Bupati Prihatin, Sarana dan Prasarana Pendidikan Banyak Rusak

Kuala Tungkal, Mediator

Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs.H. Anwar Sadat, M.Ag, mengaku prihatin dengan banyaknya temuan kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan. Kondisi ini hampir ada di setiap kecamatan yang ada di kabupaten pesisir ini.

Hal tersebut dikatakan Bupati Tanjung Jabung Barat, H Anwar Sadat saat meninjau langsung kerusakan sekolah di Kecamatan Senyerang.

” Ini sangat memprihatinkan sekali, banyak kita temukan sarana dan prasarana pendidikan di Kecamatan mengalami kerusakan,” sebutnya.

Menurutnya, fasilitas penunjang pendidikan ini sangat penting bagi anak anak dalam proses belajar mengajar di setiap sekolah.

” Berapa jumlah sekolah yang mengalami kerusakan ringan maupun berat, akan kita data untuk di masukkan dalam perencanaan untuk dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan beberapa data dari setiap sekolah, baik itu rusak sedang maupun rusak berat. Data kerusakan sekolah yang ada di Tanjabbar ini, nantinya akan disingkronkan untuk di kirim ke pihak balai provinsi maupun kabupaten.

” Nantinya akan kita masukkan ke perencanaan dulu, baru kita masukkan ke APBD murni. Untuk tindak lanjut memperbaiki sekolah yang memang memprihatinkan ini, mudah mudahan di akhir tahun 2023 bisa dilakukan pembangunan dengan baik,” katanya.

Bupati berharap dengan hasil investigasi yang dilakukan pihaknya, nantinya bisa dimasukan ke dalam Rancangan Pembangunan Daerah di APBD murni.

Bupati juga mengatakan, tinjauan ini diharapkan bisa menjadi data lengkap untuk melaksanakan pembangunan kepada sekolah sekolah yang selama ini belum mendapatkan pembangunan dari pemerintah daerah.

” Peninjauan sekolah ini kita akan keliling kecamatan, untuk melihat langsung sekolah sekolah yang memang dalam kondisi memprihatinkan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Jabung Barat, Dahlan. Ia menyebutkan bahwa ada puluhan fasilitas sekolah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditemukan rusak dan tidak memadai untuk proses belajar mengajar.

” Kerusakan terparah sarana dan prasarana pendidikan ini ditemukan di wilayah Kecamatan Senyerang hingga Kuala Betara, mulai dari tingkat SD hingga SMP,” kata Dahlan.

Ia menyebutkan bahwa, mayoritas sarana pendidikan yang mengalami kerusakan ini terbuat dari bahan kayu dan papan, hingga rusak di makan usia.

” Yang terdata di kita ada sekitar 80 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP yang saat ini mengalami kerusakan berat. Maka dari saat ini kita gencar untuk mendata seluruh sekolah rusak yang ada di Tanjung Jabung Barat.

Pihaknya juga sudah meminta pengawas sekolah untuk mendata dimana saja sekolah yang mengalami kerusakan sekolah.

“ Rencananya kita juga akan turun untuk meninjau terhadap bangunan sekolah yang rusak ini, agar nanti bisa didata,” pungkasnya.

(adl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *