DAERAHNASIONALPEMBANGUNAN

Di Balik Silaturahmi ke Kemendagri, Tebo Didorong Benahi Kapasitas Birokrasi Agar Dana Pusat Tak “Lewat Begitu Saja”

Jakarta, Mediator

Bupati Tebo Agus Rubiyanto melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pertemuan itu menyoroti isu penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur serta pemutakhiran data terkait dana transfer ke daerah—dua faktor yang dinilai menentukan kemampuan daerah mengelola anggaran dan mempercepat pembangunan.

Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri menekankan bahwa kualitas SDM menjadi kunci dalam tata kelola keuangan daerah.

Kemendagri menilai, keterbukaan wawasan pejabat daerah berpengaruh pada kemampuan membaca peluang pendanaan dan program pemerintah pusat yang bisa dimanfaatkan untuk daerah.

Dirjen juga menyinggung persoalan yang kerap terjadi: banyak potensi anggaran pusat tidak termanfaatkan karena daerah kurang memahami mekanisme, jalur pengajuan, atau persyaratan administratifnya.

Menurut Kemendagri, situasi ini bukan semata soal ketersediaan anggaran, melainkan soal kapasitas birokrasi dalam mengakses dan mengeksekusi peluang tersebut secara tepat.

Kemendagri kemudian mendorong Pemerintah Kabupaten Tebo agar mulai mengalokasikan anggaran untuk menghadirkan narasumber pada tahun berikutnya. Tujuannya agar pejabat dapat mengikuti pelatihan, bimbingan teknis (bimtek), serta forum-forum strategis yang relevan dengan pengelolaan keuangan dan perencanaan program.

Selain itu, Kemendagri mengingatkan pentingnya sertifikasi pengadaan barang dan jasa bagi pejabat Eselon II dan III. Sertifikasi tersebut dipandang sebagai instrumen peningkatan kapasitas sekaligus standar kompetensi, terutama untuk memastikan proses belanja daerah berjalan akuntabel dan sesuai ketentuan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *