Diguyur Hujan, Warga Jambi Tetap Antusias Semarakkan HUT RI ke-80
Jambi, Mediator
Guyuran hujan yang terjadi di Kota Jambi dan sekitarnya, Senin (18/8/2025) pagi, tidak menyurutkan semangat warga untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan, Republik Indonesia ke-80. Buktinya, Pawai Pembangunan yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, tetap berlangsung semarak dan dijejali ribuan warga yang tumpah ruah dipinggiran kanan kiri jalan.
Pantauan Mediator dilapangan menunjukkan, warga tak bergerak dari tempatnya, kendati guyuran hujan terus turun. Sebagian diantara mereka melindungi diri dari guyuran hujan dengan payung dan jas hujan.
“Ndak apo apo Bang, keno hujan dikit. Yang penting biso nengok pawai, ini kan setahun sekali,” ujar Ja’iz, warga Tahtul Yaman, kepada koran ini, yang berdiri di depan Kantor Pos Jambi, bilangan Pasar Jambi.
Kendati digelar setiap tahun, kata dia menambahkan, dirinya beserta keluarga tidak pernah jemu untuk menyaksikan Pawai Pembangunan. “Idak pernah bosan Bang. Ini bawa anak anak, kebetulan suko semua nonton Pawai Tujuhbelasan (istilah warga Jambi-red),” tuturnya.
Tak jarang, imbuh Ja’iz, dia dan keluarganya mengenali Peserta Pawai. “Itulah Bang seninyo, tekadang yang ikut pawai ko, sanak keluargo kito, tekadang ado tetanggo dekat rumah jugo,” akunya seraya mengakhiri.
Hal senada juga diungkapkan Rohma. Menurutnya, seperti ada sesuatu yang kurang, jika Pawai Tujuhbelasan tidak digelar Pemerintah Daerah. “Kayak ado yang kurang bae Bang. Kalo pawai ni dak ado,” timpal perempuan berjilbab warga Kasang, Tanjung Sari, kepada media ini.
Bagi warga Jambi, Pawai Tujuh belasan dan Lomba Perahu di Sungai Batang Hari, merupakan hiburan warga Kota Jambi dari tahun ke tahun. “Memang pernah dak ado, waktu musim penyakit korona (Covid-19). Itu rasonyo laen nian. Tapi, Alhamdulillah, tigo tahun belakang ni sudah ado lagi,” ungkap dia.
Pihaknya berharap, agenda tahunan seperti Pawai Tujuhbelasan ini, terus digelar untuk memberikan sarana hiburan warga Kota Jambi. “Tengok lah Bang, hujan hujanan kami datang. Berarti kan, kami butuh nian acara seperti ini,” katanya berharap.
Pantauan koran ini, Minggu (18/8) pagi, selain di Pusat Kota Jambi, semarak Tujuhbelasan juga digelar oleh warga diperbatasan Kota Jambi. Seperti terpantau di perbatasan Kota Jambi dengan Kabupaten Muarojambi, tepatnya di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi.
Sedari pagi, warga datang berbondong bondong ke halaman Kantor Desa untuk mengikuti Jalan Sehat yang digelar Pemerintah Desa setempat. Warga datang dengan mengenakan payung, dikawal dengan mobil ambulance desa menyusuri jalanan utama yang menghubungkan Jalan Lintas Talang menuju Jalan Abdul Muis, Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi itu.
Selain difasilitasi oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa/Kelurahan, antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, juga terlihat dari kegiatan yang digelar masyarakat secara swadaya, dari tingkat RT (Rukun Tetangga). Pantauan Mediator, warga menggelar aneka perlombaan, sebut saja warga Jalan Sunan Giri, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, yang menggelar Lomba Panjat Pinang. (ags)
