OPINI

Jadi Wartawan Mesti Siap Miskin

Renungan di Hari Pers Nasional

Oleh : Tasman

Penghasilan sebagai wartawan.Tidak bisa membuat kaya.Karenanya, kalau pengen kaya. Atau orang berduit. Usah jadi wartawan. Berusaha lah di bidang lain.

“Ingin kaya? Jangan jadi wartawan,” kata seorang pemateri di acara simposium bertajuk: “Wartawan Beretika”, kerjasama Biro Humas Pemprov Sumsel dan Pendam II/Sriwijaya di sebuah hotel di Kota Palembang, beberapa waktu lalu.

Masih kata pemateri. Jadi wartawan untuk cari kaya? Itu, tak baik. Kelak akan kerap melanggar kode etik. Kalau itu tujuaanya. Maka sepulang dari acara ini, kembalikan kartu pers ke pimred anda. Dan carilah usaha lain,” sebutnya.

“Sebab jadi wartawan itu. Mesti siap miskin secara finasial,” sambungnya.

Jadi wartawan, miskin? Lho! Buktinya banyak juga yang sukses dan kaya. Hal tersebut, benar adanya. Tapi itu karena faktor kebetulan saja. Dia sudah kaya sebelum menjadi wartawan. Punya banyak usaha dan banyak uang. Tapii tak punya kerjaan tetap. Dari pada bengong ke san-kemari. Ditambah ada kawannya menjadi pimred. Lantas dia masuk kerja jadi wartawan. Sekadar cari pestise saja hehehe…

Atau kaya kebetulan bekerja di perusahaan pers sudah mapan. Milik konglomerat pers. Punya gaji standar UMP/UMR. Lebih dari itu juga menerima bermacam bonus lainnya.

Diluar dua kelompok di atas. Iya.. bekerjalah dengan penghasilan pas pasan. Guna nambah pendapatan. Watawannya, terpaksa ada yang rangkap menjual koran dan pencari iklan. Sebagai penghasilan sah seorang wartawan.

Selain itu, ada juga yang kaya. Karena nyambi jadi pemborong. Dikasih kerjaan proyek oleh boss. Atau kadis/instansi tertentu. Atas kedekatan yang sudah terjalin sejak lama. Yang begini ini. Itulah yang namanya melanggar ketentuan kode etik. Sehingga.melunturkan kredibilitas si wartawan itu sendiri. So pasti, dia tak lagi bisa melakukan sosial control utamanya terhadap si pemberi proyek. Sudah tergigit lidah. Wartawan mandul. Namanya masih macan. Cuma tak ganas lagi. Mengaum masih. Namun tak bisa lagi mengigit. Wkwkwk

Selamat Merayakan Hari Pers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *