Mei 2022, Kota Jambi inflasi 0,78 Persen Kota Muara Bungo Inflasi 0,91 Persen.
Jambi, Mediator
Mei 2022, Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,78 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,30 dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,91 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,35.
“Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada lima kelompok pengeluaran. Hal serupa juga terjadi pada inflasi Kota Muara Bungo yang terbentuk karena adanya kenaikan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran barang dan jasa,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi melalui Plt. Koordinator Fungsi Statistik Distribusi, Susiawati Kristiarini, S.S.T, dalam siaran persnya yang digelar secara virtual, Kamis (2/6/2022).
“Laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 3,98 persen dan 5,10 persen. Sedangkan laju inflasi tahun kalender dan year on year Kota Muara Bungo masing-masing sebesar 4,33 persen dan 5,70 persen,” ujarnya.
Inflasi Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada lima kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,88 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,32 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,23 persen; kelompok Transportasi sebesar 3,43 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,41 persen.
Dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 0,78 persen, andil terbesar berasal dari kelompok Transportasi sebesar 0,4108 persen. Kemudian disusul oleh kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,2743 persen dan kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,0588 persen.
Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi bulan Mei 2022 antara lain: tarif angkutan udara sebesar 0,3901 persen; daging ayam ras 0,0887 persen; ikan nila 0,0869 persen; bawang merah 0,0457 persen; udang basah 0,0447 persen; tomat 0,0349 persen; rokok kretek 0,0242 persen; semen 0,0238 persen; ketimun 0,0227 persen; dan buncis 0,0185 persen.
Hal serupa terjadi pada inflasi Kota Muara Bungo yang juga terbentuk karena adanya kenaikan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran, yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 2,05 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,35 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,41 persen; kelompok Transportasi sebesar 1,00 persen; kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,05 persen; dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,63 persen.
Dalam pembentukan inflasi Kota Muara Bungo sebesar 0,91 persen, andil terbesar berasal dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 0,6587 persen. Disusul oleh andil kelompok Transportasi sebesar 0,1221 persen; dan kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar 0,0627 persen.
Komoditas utama yang memberikan andil terhadap inflasi Kota Muara Bungo Bulan Mei 2022 adalah bawang merah sebesar 0,1147 persen; daging ayam ras 0,0979 persen; tarif angkutan udara 0,0934 persen; ikan nila 0,0871 persen; telur ayam ras 0,0800 persen; kangkung 0,0540 persen; tahu mentah 0,0516 persen; semen 0,0427 persen; cabai rawit 0,0362 persen; dan ikan patin 0,0337 persen.
“Inflasi gabungan Kota Jambi dan Kota Muara Bungo pada Mei 2022 sebesar 0,80 persen. Laju inflasi tahun kalender dan year on year gabungan dua kota IHK pada bulan ini masing-masing sebesar 4,02 persen dan 5,17 persen,” ujarnya.
Dari 24 kota IHK di Sumatera, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi se Sumatera terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 2,24 persen dengan IHK sebesar 116,00 dan terendah di Kota Gunung Sitoli sebesar 0,05 persen dengan IHK sebesar 110,63.
Dari 90 kota IHK se-Indonesia, sebanyak 87 kota mengalami inflasi dan tiga kota lainnya deflasi. Secara Nasional, inflasi tertinggi juga terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 2,24 persen dengan IHK sebesar 116,00 dan terendah di Kota Tangerang sebesar 0,05 persen dengan IHK sebesar 109,73.
Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Kotamobagu sebesar 0,21 persen dengan IHK sebesar 111,25 dan terendah di Kota Merauke sebesar 0,02 persen dengan IHK sebesar 109,92. (izt)
