Pemprov Jambi Persiapkan Geoheritage Kerinci Masuk Geopark Nasional
Kerinci, Mediator
Pemerintah Provinsi Jambi telah mempersiapkan Kerinci menjadi Geoheritage dan masuk kedalam Geopark nasional, sehingga Provinsi Jambi memiliki 2 geopark yaitu Geopark Merangin dan Geopark Kerinci.
Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., dalam sambutannya saat melepas secara langsung Kerintji Mountain Bike Grand Fondo, yang berlangsung di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Sabtu (26/02/2022), mengatakan, dasar pertimbangan Geoheritage Kerinci masuk ke dalam Geopark nasional adalah adanya berbagai destinasi wisata yang ada di Kerinci, mulai dari Gunung Kerinci, Danau Kerinci, Danau Gunung Tujuh dan masih banyak lainnya yang bisa menjadikan Kerinci sebagai geopark nasional, terlebih Kerinci sudah menjadi branding pariwisata Provinsi Jambi.
“ “Kita mempersiapkan Kerinci menjadi geoheritage untuk masuk kedalam geopark nasional. Event ini bertujuan untuk mendukung Kerinci menjadi geopark nasional, karena kita mengetahui Kerinci memiliki wisata alam yang indah dan lengkap, mulai dari gunung, air terjun, danau sampai dengan hamparan teh yang luas,” tutur Al Haris.
Ia mengharapkan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh menjaga apa yang ada dan mendukung penuh Kerinci sebagai kota wisata bagi Provinsi Jambi, karena kedepannya akan ada event event besar yang memberikan multiplier effect pariwisata bagi masyarakat Kerinci sehingga membantu dalam meningkatkan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dalam memulihkan perekonomian masyarakat Jambi, salah satunya adalah melakukan beberapa event,” ujarnya.
Dikutif dari, The Geological Society of America, 2012, Geoheritage berasal dari kata “geo” yang berarti “bumi” dan heritage yang berarti “warisan” adalah situs atau area geologi yang memiliki nilai-nilai yang penting di bidang keilmuan, Pendidikan, budaya, dan nilai estetika .
Geoheritage sebagai laboratorium alam tentunya sangatlah bernilai dan bermanfaat sebagai sarana pemahaman mengenai proses-proses alam. Geoheritage berupa situs-situs yang sifatnya sangat nyata, tentu sangat bernilai karena menjadi sumber informasi yang langsung atau orisinil. Wisata tidak selalu berkaitan dengan budaya, kuliner, panorama, dll.
Wisata kebumian ini tentu dapat menjadi alternatif yang sangat bagus ysang dapat memberikan pencerahan atau menambah wawasan peduli lingkungan, bahkan wawasan sadar bencana. Kekayaan alam Indonesia sangat mempengaruhi sebesar apa kecintaan masyarakat terhadap tanah air. (ric/edi)
