Sederhana Tapi Menggugah!, Warga Lorong Wira 45 Peringati HUT RI ke-81 dengan Nonton Bareng “Naga Bonar” dan Doa untuk Pahlawan
Kota Jambi, Mediator
Tidak ada panggung megah, tidak ada pesta rakyat yang heboh. Tapi semangat kemerdekaan di Lorong Wira 45, Perum Pepabri RT 31, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan terasa begitu kuat dan menggetarkan.
Di tengah suasana yang sederhana, warga berkumpul merayakan HUT RI ke-81, Minggu (17/08/2026). Acara dikemas dengan nuansa kekeluargaan : silaturahmi, doa bersama, makan bersama, hingga nobar film perjuangan “Naga Bonar”.
Mengenang Pengorbanan, Mensyukuri Kemerdekaan
Acara dibuka dengan kata sambutan salah satu tokoh masyarakat, H. Ariffudin Yasak, SH., SMHK. Dalam pesannya, ia mengajak warga untuk tidak melupakan jasa para pejuang yang telah menumpahkan darah demi kemerdekaan.
“Merdeka yang kita rasakan hari ini adalah hasil dari pengorbanan. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan persatuan dan gotong royong,” ujarnya.
Suasana semakin khidmat saat doa bersama dipimpin oleh Agung Eko Santoso. Doa dipanjatkan khusus untuk arwah para pahlawan, sekaligus rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang dinikmati para penerus bangsa saat ini.
Nobar “Naga Bonar”, Air Mata Pecah
Puncak acara yang paling menyentuh adalah pemutaran film perjuangan berjudul “Naga Bonar”. Layar sederhana dibentangkan di tengah lorong.
Warga dari anak-anak hingga orang tua duduk, menyaksikan kisah pengorbanan seorang pejuang. Beberapa warga terlihat berkaca-kaca. Film itu mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak datang dengan mudah.
Setelah itu suasana mencair. Warga larut dalam acara makan bersama dengan menu sederhana juga. Tawa dan canda pecah saat sesi hiburan karaoke dimulai. Lagu-lagu perjuangan dan lagu nasional menggema, menutup peringatan dengan semangat.
Semangat Gotong Royong Tak Pernah Mati
Meski digelar sederhana, peringatan di Lorong Wira 45 ini membuktikan satu hal : cinta tanah air tidak butuh kemewahan. Cukup dengan duduk bersama, mengenang sejarah, dan mempererat silaturahmi.
“Ini bukan sekadar acara. Ini cara kami menanamkan semangat 45 kepada anak cucu, bahwa kemerdekaan harus dijaga bersama-sama,” kata Toni salah penggerak Lorong 45. Dirgahayu RI ke-81. Merdeka!. (ags)
